Share

Demi Konten, Remaja Ini Pura-Pura Lakukan Bom Bunuh Diri di Restoran Bikin Pengunjung Panik

Tentya Noerani Dewi Richyadie, · Senin 15 November 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 18 2502023 demi-konten-remaja-ini-pura-pura-lakukan-bom-bunuh-diri-di-restoran-bikin-pengunjung-panik-zpffT4J7Hr.jpg Seorang remaja berpura-pura menjadi pembom bunuh diri di restoran dan membuat para pengunjung panik (Foto: YouTube/SmoothSanchez)

NEW YORK – Seorang remaja berpura-pura menjadi pembom bunuh diri di restoran dan membuat pengunjung ketakutan saat mereka makan.

Malik Sanchez (19), mendokumentasikan dirinya saat berjalan ke sebuah restoran dan mengancam pengunjung untuk meledakkan bom sambil meneriakkan "Allahu Akbar". Remaja itu mengaku bersalah, pada sidang yang digelar Jumat (12/11).

Sanchez menghadapi hukuman lima tahun penjara setelah mengaku bersalah telah meneror pengunjung dengan ancaman bom di sebuah restoran awal tahun ini.

Sanchez diketahui melakukan streaming langsung di YouTube pada Hari Valentine, (14/02) lalu dan berpura-pura menjadi pelaku bom bunuh diri saat dia berjalan ke ruang makan outdoor di restoran Flatiron di Manhattan, New York City, Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Pemimpin Taliban yang Diburu AS Puji Pelaku Bom Bunuh Diri

Dalam video tersebut, Sanchez berbicara di belakang kamera, dia mengatakan "Mari tambahkan makanannya!."

Kemudian dia mendekati pasangan dan berulang kali berteriak "Allahu Akbar!" hingga membuat para wanita meninggalkan meja dan berlari keluar dari tenda.

“Ledakan bom dalam dua, dalam dua menit. Saya membawa Anda bersama saya dan saya membunuh Anda semua," katanya.

 Baca juga: Viral Puluhan Pelajar Hentikan Truk di Bekasi Demi Konten, 1 Orang Kritis Tertabrak

"Aku membunuh kalian semua sekarang. Dan aku membunuh kalian semua untuk Allah. Aku akan melakukannya ... Bom sekarang,” ujarnya.

Dia kemudian berlari ke seberang jalan dan melarikan diri dari tempat kejadian sambil tertawa cekikikan.

Jaksa mengatakan Sanchez mengidentifikasi diri sebagai "selibat yang tidak disengaja" atau "incel", sekelompok individu yang sebagian besar online, terutama pria, yang percaya masyarakat secara tidak adil menolak perhatian seksual atau romantis mereka.

Sebelumnya dia sempat ditangkap karena memanjat Jembatan Queensboro dan menyemprotkan merica ke setidaknya lima orang selama aksi streaming langsung lainnya.

"Hal pertama yang saya pikirkan adalah, ini adalah anak yang perlu menemui psikiater, ini adalah seseorang yang membutuhkan konseling kesehatan mental,” terang Hakim Colleen McMahon pada sidang pengadilan Mei lalu.

"Saya telah melihat kejahatannya. Saya telah melihatnya, karena dia merekamnya, dan dia menyiarkannya di YouTube dan itu menjijikkan. Ini kekanak-kanakan, kekanak-kanakan, sangat meresahkan, tapi bisa ditebus,” lanjutnya.

"Siapa pun yang menganggap apa yang saya lihat di video itu lucu, pasti membutuhkan perawatan kesehatan mental, pasti,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini