Viral Kasus Bullying dan Penganiayaan Siswi di Malang, 10 Pelaku Ditangkap

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 23 November 2021 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 340 2506212 viral-kasus-bullying-dan-penganiayaan-siswi-di-malang-10-pelaku-ditangkap-4CHm6qdkuV.jpg Kapolresta Malang Kota AKBP Budhi Hermanto saat rilis kasus bullying terhadap siswi. (Foto : MNC Portal/Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Polisi menangkap 10 terduga pelaku perundungan (bullying) disertai penganiayaan terhadap siswi di Kota Malang, Jawa Timur. Ke-10 terduga pelaku perundungan tersebut masih di bawah umur.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto membenarkan, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku perundungan dan penganiayaan yang videonya viral beredar di media sosial.

"Kemarin kita mengamankan lebih kurang sepuluh orang yang diduga melakukan tindakan kekerasan ataupun dan persetubuhan. Kita mengamankan dari tadi malam sepuluh orang yang diduga melakukan tindak pidana," kata Budi Hermanto, saat rilis kasus tersebut di Mapolresta Malang Kota, Selasa (23/11/2021).

Kapolresta mengatakan, terduga pelaku diamankan tanpa perlawanan. Hingga kini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polresta Malang Kota.

Namun, Budi Hermanto menegaskan, terduga pelaku belum diambil langkah hukum mengenai status kesepuluh orang tersebut, mengingat masih proses pengambilan keterangan.

"(Sepuluh orang terduga pelaku) Sebagai saksi, kami akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan (tersangka), sesuai dengan peran masing-masing, kita akan pilah. Kita lihat dulu perbuatannya masing-masing sesuai keterangan, perbuatan dan lain-lain," tuturnya.

Baca Juga : Viral Remaja Perempuan Dianiaya 8 Temannya di Malang

Ia mengaku sangat berhati-hati untuk memeriksa kesepuluh orang terduga pelaku, termasuk korbannya. Hal itu mengingat status mereka masih anak di bawah umur.

Karena itu, pihaknya bakal melibatkan tim psikolog dan pendampingan khusus dari dinas sosial, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) yang memiliki wewenang mendampingi anak- anak yang tersangkut kasus hukum.

"Kami menyampaikan, korban ini dan para pelaku statusnya masih anak-anak. Sehingga kami bekerja sama dengan psikolog, P2TP2A, dan Bapas dalam menangani kasus ini," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, viral video tindakan penganiayaan dan bullying kepada seorang remaja perempuan viral beredar di media sosial. Dari hasil penelusuran, korban diketahui merupakan anak berusia 13 tahun yang tinggal di Panti Asuhan Assidiqqi Asy Syuhada Jalan Teluk Grajakan Gang XVII, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Terlihat pada video berdurasi 2 menit 29 detik korban diejek, ditendang, dipukul, dan dijambak rambutnya oleh beberapa teman korban.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini