Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bersihkan Lahan, Warga Malah Temukan Bayi Perempuan di Semak Belukar

Antara , Jurnalis-Minggu, 12 Desember 2021 |22:13 WIB
Bersihkan Lahan, Warga Malah Temukan Bayi Perempuan di Semak Belukar
Warga temukan bayi/ antara, polsek baamang
A
A
A

SAMPIT - Seorang bayi perempuan ditemukan warga di semak belukar, tepatnya di sisi Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan kondisi memprihatinkan.

(Baca juga: Dikira Boneka, Bayi Perempuan Ditemukan di Bawah Pohon Dalam Kondisi Kedinginan)

"Kondisinya cukup memprihatinkan karena ada beberapa serangga. Bayi juga tidak terbungkus kain digeletakkan di semak-semak. Hasil rontgen, tangan kiri bayi patah. Tapi kita belum tahu itu patah karena apa," kata Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Baamang AKP Ratno di Sampit, Minggu (12/12/2021).

Penemuan bayi ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu tiga orang pria sedang membersihkan lahan mereka yang rencananya akan dimanfaatkan untuk berkebun.

 (Baca juga: Bayi dengan Tali Pusar Masih Menempel Ditemukan Warga di Kebun)

Mereka kemudian dikejutkan dengan suara tangisan bayi. Mereka kaget karena kawasan itu jauh dari permukiman penduduk dan tidak terlihat ada orang di tempat itu, selain mereka bertiga.

Salah satu dari mereka kemudian mendatangi arah asal suara tangisan tersebut. Ternyata suara itu tangisan dari seorang bayi yang tergeletak di semak-semak.

Saat ditemukan, bayi malang yang masih ada tali pusarnya itu dikerumuni serangga sehingga membuat kulitnya merah-merah diduga bekas gigitan serangga. Lengan kiri bayi juga terlihat lebam memerah yang hasil rontgen kemudian menunjukkan lengan tersebut patah.

Penemuan bayi itu juga dilaporkan ke Polsek Baamang yang kemudian langsung menurunkan personel ke lokasi. Bayi malang tersebut kemudian langsung dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk diberikan pertolongan medis.

Saat ini bayi tersebut dalam perawatan oleh pihak RSUD dr Murjani Sampit. Penanganan dilakukan secara intensif karena bayi menderita patah lengan kiri. Bayi diperkirakan baru berusia sekitar dua hari.

Ratno mengatakan, pihaknya masih menyelidiki, diantaranya meminta keterangan tiga warga yang menemukan bayi tersebut. Dia berharap kasus ini bisa segera diungkap.

"Sejauh ini kami masih menyelidiki, memeriksa beberapa orang saksi terkait kejadian itu. Apakah itu sengaja dibuang atau hasil perbuatan terlarang, kita tunggu hasil penyelidikan dan gelar perkara nanti," tutup Ratno.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement