Share

Penyakit Ayan Kambuh, Pedagang Gorengan Tercebur ke Wajan Penggorengan hingga Melepuh

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 16 Desember 2021 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 340 2518082 penyakit-ayan-kambuh-pedagang-gorengan-tercebur-ke-wajan-penggorengan-hingga-melepuh-vXsPaiqP8a.jpg Pedagang gorengan, Yana (foto: MNC Portal/Dharmawan)

SUKABUMI - Seorang warga Kampung Citiwuan RT 11/002, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, menderita luka melepuh sekujur tubuhnya akibat masuk ke dalam wajan penggorengan. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (14/12/2021) sekira pukul 05.10 WIB.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Purabaya mengatakan, bahwa korban bernama Yana (64), setelah melaksanakan shalat Subuh, lalu melakukan kegiatan rutin sehari-hari mebuat adonan bakwan (bala-bala) untuk dijual diwarung nya,

"Namun nahas, karena korban mempunyai penyakit bawaan yaitu penyakit epilepsi atau ayan, pada saat minyak sudah mulai panas penyakit ayan pada korban kambuh, dan terjadilah kecelakaan badan korban yang sedang keadaan epilepsi atau ayan masuk ke dalam wajan yang berisi minyak panas," ujar Yanto kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (16/12/2021).

Baca juga:  Kecelakaan Mobil, Pengendara Asal Bogor Tewas Terpanggang

Yanto menambahkan, bahwa akibat dari kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat, hampir sebagian anggota badan terkelupas. Keluarga korban pada saat itu juga langsung membawa korban ke Puskesmas Purabaya untuk diberikan pertolongan medis.

"Dikarenakan peralatan medis di Puskesmas Purabaya tidak memadai, korban lalu dirujuk oleh pihak Puskesmas ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk pengobatan lebih lanjut," ujar Yanto menambahkan keterangan kepada wartawan.

Baca juga:  Minibus Terjun ke Jurang di Pakpak Bharat, 5 Orang Hilang

Lebih lanjut Yanto mengatakan bahwa walaupun sudah dirujuk ke RSUD Sekarwangi Cibadak, keluarga korban tidak membawanya ke rumah sakit dengan alasan lebih baik di rawat di rumah oleh keluarga.

"Untuk masalah biaya pengobatan, keluarga korban pemegang BPJS, jadi bukan alasan keuangan korban tidak dibawa ke rumah sakit tetapi karena keinginan keluarga untuk merawat korban di rumah," ujar Yanto kembali.

Kondisi saat ini, korban masih terbaring di rumah dan dalam perawatan Puskesmas secara berkala. Luka melepuh di sekujur tubuhnya masih belum sembuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini