Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Negara dengan Kasus Penembakan Terbanyak, Korban Tewas Capai 50.000 Orang

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Sabtu, 18 Desember 2021 |07:06 WIB
3 Negara dengan Kasus Penembakan Terbanyak, Korban Tewas Capai 50.000 Orang
Ilustrasi penembakan (Foto: Okezone)
A
A
A

Rusia menjadi salah satu negara yang peredaran senjata apinya cukup tinggi. Adanya regulasi terkait kepemilikan senjata api boleh dibeli untuk keperluan berburu, membela diri, dan olahraga, turut menyumbang andil bagi terjadinya kasus-kasus penembakan. Pada September lalu terjadi penembakan massal di Universitas Negeri Perm. Tepatnya, sekira 700 mil timur Moskow, Ural Rusia. Tercatat terdapat 30 korban, enam orang dinyatakan tewas dan 24 mengalami luka ringan.

 Baca juga: Satu Korban Penembakan di Bintaro Masih Dirawat

3. Brazil

Tidak hanya AS, Brazil nyatanya juga salah satu negara yang cukup rawan terjadi aksi penembakan. Melansir Reuters dalam Buku Tahunan Keamanan Publik Brazil, tercatat pembunuhan di Brasil naik 4% pada 2020, dengan 50.033 orang tewas. Sementara itu, polisi negara telah membunuh 6.416 orang, naik 0,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun pada 2003 Brasil memiliki undang-undang senjata yang komprehensif tentang perlucutan senjata, yaitu mengizinkan kepemilikan dengan usia minimum, pemeriksaan latar belakang, dan memperbarui lisensi setiap lima tahun, namun undang-undang tersebut tidak sepenuhnya ditegaknya. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kasus penembakan di Brazil terus terjadi.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement