LUMAJANG - Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat Paska Erupsi Gunung Semeru hingga 23 Desember 2021, ada tiga hal yang menjadi fokus penanganan petugas.
Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru/Danrem 083/Baladhika Jaya Kol inf Irwan Subekti mengatakan, selama masa perpanjangan masa tanggap darurat itu, pihaknya akan mulai fokus dalam hal penanganan infrastruktur.
“Ada tiga fokus. Pertama peningkatan pelayanan bagi pengungsi. Lalu perbaikan aliran sungai, khususnya untuk aliran lahar panas. Perbaikan tersebut diantaranya tanggul, dan sodetan,” kata dia dalam Konferensi Pers Update Situasi Penanganan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, Gempa Bumi Flores Timur dan Jember daring, Jumat (17/12/2021).
Selain itu, jelas dia, pihaknya juga saat ini sudah menyiapkan infrastruktur untuk relokasi warga. Saat ini, pihaknya sudah mulai melakukan pembersihan lahan yang akan digunakan untuk relokasi warga terdampak itu.
“Kita persiapkan infrastruktur. Sekarang sudah disiapkan lahan. dilakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat,” kata dia.