Para pelaku kriminal diduga termasuk kelompok kejahatan terorganisir, serta individu yang melihat program bantuan sebagai cara cepat kaya.
Seorang pria Texas ditangkap pekan lalu setelah dia menipu pemerintah sebesar USD3,3 juta dalam pembayaran bantuan, yang dia habiskan untuk membeli real estat, kendaraan mewah, dan jet pribadi.
Seorang pria Texas lainnya dijatuhi hukuman lebih dari sembilan tahun penjara pada November karena menghabiskan lebih dari USD1,6 juta dalam pembayaran bantuan untuk kehidupan mewah, termasuk jam tangan Rolex senilai USD14.000, mobil Lamborghini, dan para penari telanjang.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.