LAMPUNG - Ketua Umum PBNU periode 2021-2026, Yahya Cholil Staquf mencium pipi kiri, Kiai Sa'id Aqil Siradj usai pembacaan hasil Sidang Pleno V: pemilihan Ketum PBNU di hadapan peserta Muktamar pada Jumat (24/12/2021) di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila).
Usai mencium pipi, kedua tampak bergandengan tangan dengan erat. Tidak lupa diiringi lantunan shalawat Badar oleh muktamirin yang memenuhi Gedung Serba Guna Unila.
Sebelumnya, KH Said Aqil Siroj menyampaikan Gus Yahya adalah pilihan yang tepat bagi para muktamirin. Pasalnya Gus Yahya merupakan cicit dari guru ayahnya Said saat mondok di pesantren Rembang.
"Gus Yahya ini adalah cicit dari gurunya ayah saya pesantren di rembang. Ketika itu kiyai nya kakek yang keempat, kiyai Cholil Haru. Buyutnya Yahya Staquf ini,"ucap dia
Sementara itu, Gus Yahya juga pernah mengatakan Kiai Said merupakan guru yang telah banyak memberikan pengalaman.
"Paling awal saya haturkan terima kasih kepada guru saya, yang mendidik saya, menggembleng dan menguji saya tetapi juga membuka jalan untuk saya dan membesarkan saya yaitu prof dr KH Said Aqil Siradj," tutur Gus yahya.