LUMAJANG - Pasca terjangan banjir lahar hujan Gunung Semeru, pada Minggu 2 Januari 2022 petang yang merusak dua jembatan yakni Jembatan Jugosari dan Gondoruso di Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (3/1/2022) pagi, warga bergotong royong membersihkan material vulkanik yang memenuhi badan jembatan.
Kedua jembatan yang rusak tersebut sangat vital lantaran menjadi akses satu-satunya warga yang menghubungkan satu desa ke desa lainnya. Kondisi Jembatan Jugosari putus lantaran tak kuat menahan material vulkanik berupa batu besar dan pasir yang terbawa lahar hujan Gunung Semeru.
Baca Juga: Jembatan Putus Diterjang Banjir Lahar Dingin Semeru, Warga Terisolir
Jembatan Jugosari sendiri menghubungkan Desa Jugosari dengan Dusun Sumberlangsep, Kecamatan Candipuro. Akibat terputusnya jembatan ini warga Dusun Sumberlangsep hingga saat ini masih terisolir.
Sementara itu, kondisi Jembatan Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Lumajang juga mengalami kerusakan di beberapa bagian. Namun, Jembatan Gondoruso masih dapat dilalui kendaraan roda dua secara bergantian.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bergotong royong membersihkan material batu-batu besar yang berada di badan jembatan.
Endapan material vulkanik yang hampir sejajar dengan jembatan membuat warga cemas jika tidak segera dibersihkan lantaran dikhawatirkan terjadi banjir susulan.