Geger! Penyadap Karet Temukan Mayat Pria di Tengah Perkebunan

Adi Haryanto, Koran SI · Senin 03 Januari 2022 23:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 340 2526931 geger-penyadap-karet-temukan-mayat-pria-di-tengah-perkebunan-Mk8ClpWA1n.jpg Lokasi penemuan mayat. (Foto: Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT - Sesosok mayat ditemukan tergeletak di kawasan Perkebunan Karet milik PTPN VIII, yang masuk Kampung Cipeureudey, RT 02/02, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga yang juga salah seorang karyawan perkebunan, bernama Farwati, saat sedang menjalankan tugas rutinnya mengumpulkan getah karet, Senin (3/1/2022).

"Saya kan biasa kerja ngumpulin getah karet, pas lihat ada gundukan dikira bantal guling yang dibuang. Pas diliat dari dekat ternyata mayat," kata Farwati kepada wartawan.

 Baca juga: Parkir 3 Hari di Depan Rumah Makan, Sopir Truk Sudah Membusuk saat Diperiksa

Dirinya sudah datang ke lokasi tempat kerjanya sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Baru setelah sekitar satu jam bekerja, baru dia sadar ada sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang tergeletak di tengah-tengah perkebunan.

Melihat hal tersebut, dirinya langsung melapor ke suaminya yang langsung diteruskan ke petugas satpam Indonesia Power, sebab lokasinya tidak jauh dari pos satpam. Hasil penelusuran, identitas mayat tersebut bernama M Ismail (17) warga RT 02/12 Kampung Kiara, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, KBB.

"Saya langsung lapor suami karena kaget, oleh suami baru dilaporkan ke petugas satpam," imbuhnya.

Lokasi penemuan mayat itu oleh petugas kepolisian langsung dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Sementara dari ciri-ciri luar, mayat tersebut mengenakan baju dan jaket warna hitam. Terlihat jaket yang dikenakannya bertuliskan XTC.

Hingga kini masih belum diketahui penyebab kematian korban, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil investigasi dari Inafis. Kapolsek Cipatat, Kompol Yana Supyana yang dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut dan belum bisa menyimpulkan terkait penyebabnya.

"Kami masih menunggu hasil visum, jadi belum bisa menyebutkan apa yang jadi penyebab kematian korban," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini