Share

125 Penumpang Positif Covid-19 pada Penerbangan Italia-India

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 07 Januari 2022 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 07 18 2528956 125-penumpang-positif-covid-19-pada-penerbangan-italia-india-q5z2TaMw36.jpg 125 penumpang pesawat positif Covid-19 pada penerbangan Italia-India (Foto: Ravinder Singh Robin)

INDIA - Sebanyak 125 penumpang pesawat yang tiba di kota Amritsar di India utara dengan penerbangan carteran dari Italia dinyatakan positif Covid-19.

Pejabat kesehatan mengatakan mereka akan ditempatkan di ruang isolasi.

Mereka termasuk di antara 179 penumpang dalam penerbangan dari Milan yang mendarat di Amritsar pada Rabu (5/1) sore.

Laporan mengatakan bahwa anak-anak dan bayi yang bepergian dengan pesawat dibebaskan dari pengujian Covid-19. Dari 160 penumpang yang diuji, 125 dinyatakan positif virus.

Gambar-gambar TV menunjukkan ambulans berbaris di luar bandara untuk membawa penumpang yang terinfeksi dan banyak orang di luar gerbang masuk.

Baca juga: Varian Omicron Melonjak, 4.000 Lebih Penerbangan Dibatalkan di Seluruh Dunia

India melaporkan lebih dari 90.000 kasus pada Kamis (6/1). Angka ini naik hampir enam kali lipat selama seminggu terakhir yang menurut para ahli dipicu oleh varian Omicron.

Para pejabat mengatakan negara itu mencatat 325 kematian dalam 24 jam tetapi hanya satu yang dikaitkan dengan Omicron.

Baca juga:  Varian Omicron Melonjak, 2.000 Penerbangan Dibatalkan pada Malam Natal

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Para pejabat mengatakan varian Omicron adalah jenis yang dominan di kota-kota India dan pertemuan massal harus dihindari.

Negara bagian Maharashtra, Benggala Barat, Delhi, Kerala, Tamil Nadu, Karnataka, dan Jharkhand dianggap sebagai negara bagian yang menjadi perhatian, dengan peningkatan tajam dalam kasus mingguan dan tingkat positif.

India sejauh ini telah mencatat lebih dari 35 juta kasus Covid-19 dan sekitar 482.000 kematian akibat virus tersebut.

Gelombang kedua bencana pada April dan Mei 2021 mencatat infeksi dan kematian meningkat ketika rumah sakit kehabisan tempat tidur, oksigen, dan obat-obatan yang menyelamatkan jiwa.

Data awal menunjukkan bahwa mereka dengan Omicron cenderung menghabiskan waktu di rumah sakit dalam perawatan kritis dibandingkan dengan varian sebelumnya.

Tetapi para ahli dan dokter khawatir bahwa lonjakan kasus masih bisa memperburuk layanan kesehatan, terutama karena India menuju pemilihan beberapa negara bagian, yang sering disertai dengan demonstrasi besar-besaran.

Beberapa negara bagian, termasuk Delhi dan Maharashtra, telah memberlakukan kembali pembatasan dan jam malam sementara untuk membatasi pertemuan dan memperlambat penyebaran virus.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini