Share

Warga Bekasi Ini Nekat Bobol Kotak Amal Masjid di Malang untuk Bayar Hutang

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 29 Januari 2022 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 340 2539736 warga-bekasi-ini-nekat-bobol-kotak-amal-masjid-di-malang-untuk-bayar-hutang-BB4FDsNaBW.jpg Warga Bekasi yang membobol kotak amal masjid di Malang (foto: MNC Portal/Avirista)

MALANG - Seorang pelaku spesialis pencurian kotak amal masjid dan musala berhasil dibekuk polisi di Malang. Pelaku berinisial AHN (26) pendatang asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tertangkap setelah polisi mendapat laporan warga pencurian kotak amal di musala di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Kapolsek Turen Kompol Suko Wahyudi menuturkan, dari laporan warga pencurian kotak amal di Musala Abdul Majid di Jalan Tendean II 24, R T 02 RW 11, Kecamatan Turen Kabupaten Malang, pada Rabu 19 Januari 2022, pihaknya melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

"Dari laporan tersebut selanjutnya Unit Reskrim Polsek Turen melakukan pengembangan terkait kasus ini dan dengan cepat berhasil mengamankan tersangka serta barang bukti dari tangan tersangka langsung," ujar Suko Wahyudi, Sabtu (29/1/2022).

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku akhirnya mengarah ke seorang pria berinisial AHN, sopir yang beralamatkan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pengakuannya sudah beberapa kali melakukan aksi mencuri kotak amal di wilayah Malang raya.

"Tersangka sendiri masuk ke dalam musala atau masjid-masjid tersebut tidak hanya sekali dua kali bahkan lebih. Ketika berada di dalam masjid dengan situasi sepi, selanjutnya tersangka mengambil uang dalam kotak amal dengan cara mencongkel atau merusak gembok kotak amal dengan menggunakan "obeng" dan "tang" yang telah disiapkan sebelumnya," jelasnya.

BACA JUGA:5 Kasus Pencurian Celana Dalam Wanita, Nomor 1 Paling Aneh

Menurutnya, tak hanya di wilayah Turen saja pemuda ini melakukan aksinya. Ada total empat laporan dari masyarakat mengenai dugaan pencurian kotak amal yang dilakukannya. Empat musala yang kotak amalnya dibobol yakni Musala Darulkaromah, Dusun Krajan, RT 04 RW 01, Desa Srikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Musala Thoriqus Salam, Jalan Raya Asrikaton, Desa Srikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Musala Al-Ikhlas, Dusun Bugis Krajan, RT. 03 RW. 04, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, serta di salah satu masjid di wilayah Bululawang, Kabupaten Malang.

"Dari keterangan pelaku, uang hasil curian tersebut akan digunakan untuk membayar hutang-hutang serta sisanya digunakan untuk memenuhi biaya hidupnya yang akhir-akhir ini sangat sedikit pendapatan dari pekerjaannya sebagai sopir truk," imbuhnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang hasil sisa dari hasil curian kotak amal senilai Rp 1.515.600, satu buah tang, satu buah obeng plastik berwarna biru yang sering digunakan beraksi, satu buah tas warna biru miliknya, dan satu pakaian yang teridentifikasi digunakan saat mencuri.

"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan Pasal 363 ke 5 e jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini