Kemenlu Taiwan dalam pernyataan mengatakan di tengah ekspansi militer dan aksi provokatif yang terus menerus dilakukan oleh China, Taiwan akan menjaga keamanan nasionalnya dengan pertahanan solid, dan terus memperdalam kemitraan keamanan antara Taiwan dan AS.
Kementerian pertahanan Taiwan sebelumnya mengatakan keputusan untuk membeli rudal Patriot baru dibuat dalam pertemuan dengan pejabat-pejabat AS di era Presiden Donald Trump pada 2019.
Kemenhan mengatakan kesepakatan itu diharapkan "berlaku" dalam satu bulan.
Sementara itu, rencana itu langsung mengundang kecaman keras dari China, yang mengakui Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.
Beijing secara rutin menentang penjualan senjata AS kepada Taiwan, yang menambah ketegangan dalam hubungan AS-China.