Di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro Kota, akses Jalan Achmad Dahlan bahkan sempat ditutup oleh penduduk sekitar. Pasalnya air yang menggenang ketika ada kendaraan bermotor melintas membuat masuk rumah.
Warga Desa Kauman Kecamatan Roestini menuturkan, banjir juga turut menggenangi dapur rumahnya sejak setelah maghrib Selasa malam.
"Kemasukan air semata kaki setelah hujan deras 1,5 jam. Ini terparah banjirnya sampai satu jam lebih belum surut, biasanya surutnya cepat," katanya.
Sementara itu warga Jalan Srinayan Bojonegoro Agus Afandi menyebut, hujan yang turun pada Selasa malam diakui lebih deras dari biasanya. Hal ini memicu beberapa Jalan banjir, termasuk di dalam rumahnya.
"Masuk rumah ini banjir semata kaki. Biasanya nggak pernah masuk rumah, ini masuk rumah," tuturnya.
Sementara itu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro hingga berita ini dimuat belum dapat dikonfirmasi mengenai dampak dan titik-titik yang tergenang banjir.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.