Zelensky marah atas keputusan itu. "Hari ini kepemimpinan aliansi [NATO] memberi lampu hijau untuk pemboman lebih lanjut di kota-kota dan desa-desa Ukraina," kata dia.
"Semua orang yang mati mulai hari ini juga akan mati karena kalian, karena kelemahan kalian, karena kurangnya persatuan kalian," imbuhnya.
Pertempuran sengit terus berlanjut di utara, timur, dan selatan Ukraina.
Ibu Kota Kyiv menghadapi serangan rudal baru Rusia, dengan ledakan terdengar di sekitar ibu kota, sementara kota pelabuhan tenggara Mariupol telah dikepung dan ditembaki, lalu pemboman berlanjut di kota-kota timur laut Kharkiv dan Chernihiv.
Baca juga: Didera Banyak Sanksi, Kremlin Tegaskan Rusia Tak Akan Terisolasi
(Fakhrizal Fakhri )