Ayman Odeh, seorang anggota parlemen Arab, memposkan kembali pernyataan Shaked, dan menyebutnya sebagai kemenangan bagi “negara apartheid''.
Undang-undang tersebut terutama mempengaruhi kelompok minoritas Arab, yang merupakan 20 persen dari populasi Israel yang berjumlah 9,5 juta dan memiliki ikatan keluarga dekat dengan orang-orang Palestina di Tepi Barat dan Gaza. Mereka memiliki kewarganegaraan, termasuk hak untuk memilih, dan telah memperoleh penerimaan dan pengaruh di sejumlah bidang, tetapi masih menghadapi diskriminasi yang luas.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.