BENGKULU – Polisi menetapkan pengemudi mobil dinas (Mobnas) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, berinisial F (22), sebagai tersangka atas kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di ruas jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera, Seluma Kabupaten Bengkulu Selatan.
(Baca juga: Terjerat Narkoba, Anak Pejabat di Sleman Ditangkap)
Di mana mobnas yang dikemudikan oleh salah satu anak pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Seluma itu menyebabkan pengendara mobil pikap, atas nama Taufik Sumantri, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Lantas Polres Seluma, Polda Bengkulu, Iptu. Djangkung Riyanto mengatakan, pengemudi mobnas sudah ditetapkan tersangka.
Namun, kata Djangkung, tersangka tidak dilakukan penahanan, lantaran keluarga dan tersangka kooperatif. Meskipun pihak keluarga tersangka dan korban berdamai, proses hukum tetap berjalan.
Tersangka, kata Djangkung, dikenakan pasal 310, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
"Pengemudi mobnas sudah ditetapkan tersangka. Dia dikenakan pasal 310, UU Nomor 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," kata Djangkung, saat dikonfirmasi, Selasa (15/3/2022).
Sebagaimana diketahui, Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalintas) tersebut terjadi di ruas jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera, Kabupaten Seluma - Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.