Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PM Singapura: Dampak Perang Rusia-Ukraina Hubungan AS-China Tegang, Asia Pasifik Merasa Sangat Tidak Aman

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2022 |15:57 WIB
PM Singapura: Dampak Perang Rusia-Ukraina Hubungan AS-China Tegang, Asia Pasifik Merasa Sangat Tidak Aman
PM Singapura Lee Hsien Loong (Foto: The Straits Times)
A
A
A

WASHINGTONPerdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong di Washington, Amerika Serikat (AS) pada Rabu (30/3) mengatakan dampak hubungan AS-China yang tegang adalah salah satu implikasi yang mungkin harus dihadapi Asia Pasifik sebagai akibat dari perang di Ukraina.

Memberikan pemikirannya pada dialog yang diselenggarakan oleh think tank Amerika, Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR), Lee juga mengatakan bahwa jika "keputusan gila dan kesalahan sejarah" adalah pembenaran untuk menyerang negara lain, banyak di kawasan Asia-Pasifik akan merasa "sangat tidak aman".

Lee telah mengangkat poin tentang implikasi bagi Asia Pasifik selama konferensi pers dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (29/3). Kedua pemimpin juga telah berbicara tentang “dampak negatif” di kawasan Indo-Pasifik dari konflik yang sedang berlangsung dalam pernyataan bersama mereka.

 Baca juga: Menlu Retno Bertemu Menlu Rusia di China, Bahas Situasi Terkini di Ukraina

Pada sesi selama satu jam pada Rabu (30/3) yang dimoderatori oleh mantan diplomat dan presiden CFR Richard Haas, Lee mengatakan apa yang terjadi di Ukraina pasti akan berdampak besar pada hubungan AS-China.

Baca juga: Diminta Kutuk Invasi Rusia ke Ukraina, Palestina Balik Kecam 'Standar Ganda' Barat

“Anda berharap dengan kontak antara Presiden Biden dan Presiden Xi di tingkat tertinggi, perhitungan rasional akan dibuat dan hubungan akan bertahan. Dengan kata lain, tidak menjadi lebih buruk dari yang sudah ada,” terangnya.

"Tapi Anda tidak tahu, terlepas dari upaya terbaik dari kedua belah pihak, dan jika hubungan antara AS dan China memburuk, ada implikasi besar bagi seluruh Asia-Pasifik dan dunia,” lanjutnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement