"Seorang psikolog membantu mereka, memberi mereka tablet agar mereka bisa tidur," jelas Olena.
"Mereka merasa lebih baik dan telah menjalani banyak operasi. Tetapi mereka melihat bom jatuh menimpa mereka. Mereka sedikit lebih tenang tetapi mereka gelisah dan mereka berjuang untuk tidur,” lanjutnya.
Sebelum perang, Olena adalah seorang juru masak di sekolah setempat. Lalu setelah keluarganya sembuh, apakah dia ingin kembali?
"Tidak," jawabnya cepat.
"Semua orang sangat baik di sini, saya ingin tinggal. Juga rumah saya telah hancur, tidak ada yang tersisa,” ujarnya.