Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Puncak Arus Balik, Menko PMK: 270 Ribu Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jabodetabek

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 08 Mei 2022 |10:36 WIB
Puncak Arus Balik, Menko PMK: 270 Ribu Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jabodetabek
Sebanyak 270 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jabodetabek saat puncak arus balik. (Antara)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, sebanyak 270 ribu kendaraan diperkirakan masuk ke Jabodetabek pada puncak arus balik Lebaran.

Muhadjir menyampaikan, jumlah tersebut sepertiga dari jumlah total keseluruhan pemudik yang akan pulang ke Jakarta.

“Seperti yang disebut oleh Kapolri, hari Minggu akan menjadi puncak mudik. Berdasarkan dari prediksi jasa marga itu akan ada 270 ribu kendaraan yang akan masuk ke Jabodetabek dari semua arah. Ini memang harus kita siapkan sungguh-sungguh,” kata Muhadjir dalam keterangan yang diterima, Minggu (8/5/2022).

Ia menyampaikan, akan ada penerapan one way untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. Diketahui sejak pukul 14.00 WIB, Jumat (8/5), telah diberlakukan sistem satu arah mulai dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hingga ke KM 47 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta.

Koordinasi dan sinkronisasi antara pihak Korlantas dan pihak Kemenhub serta operator jasa jalan tol terus diupayakan dalam melakukan tukar data dan informasi.

Sementara menurut data terakhir dari Kapolri, baru 30 persen pemudik yang kembali ke daerah asal mudik. Sementara 64 persen lainnya masih mudik. Artinya dua kali lipat pemudik belum masuk Jabodetabek.

“Sementara kalau dilihat puncaknya tinggal hari minggu, meskipun ada juga yg mungkin merencanakan selepas hari minggu pulangnya. Tentu akan kita maksimalkan beberapa solusi seperti one way, ganjil genap dan contra flow,” jelas Muhadjir.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement