Share

Ditinggal Pemilik, 2 Rumah Ludes Terbakar

Robert Fernando H Siregar, Okezone · Kamis 19 Mei 2022 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 608 2596425 ditinggal-pemilik-2-rumah-ludes-terbakar-Ek7V8jBQKB.jpg Dua rumah warga ludes terbakar (Foto : MPI/Polres Taput)

TAPANULI UTARA - Sebanyak dua unit rumah penduduk ludes terbakar di Dusun Ria-Ria, Kelurahan Situmeang Habinsaran, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian materiil ditafsir ratusan juta Rupiah.

Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing menerangkan, musibah kebakaran rumah penduduk terjadi Rabu 18 Mei 2022, sekira Pukul 19.20 WIB. Dua unit rumah semi permanen, ludes dilalap sijago merah. Kedua pemilik rumah, yaitu Agus Zai alias pak Erwin (50) dan Edison Manurung (48).

"Keterangan yang dihimpun petugas di tempat kejadian, salah seorang saksi mata, yakni Nova Hutabarat (35) atau tetangga korban menyebut api pertama sekali muncul dari rumah Agus Zai,"ungkap Walpon Baringbing kepada MPI, Rabu (18/5/2022).

Setelah melihat api, kata Walpon Baringbing, saksi berteriak minta tolong kepada tetangga-tetangga lain. Mendengar teriakan saksi, penduduk-pun berdatangan dan berusaha untuk memadamkan api. Namun api, semakin cepat membesar.

"Saat kejadian, kedua pemilik rumah tidak berada di rumah. Edison Manurung dan keluarganya sedang pergi ke Kodya Medan. Dan Agus Zai sedang bekerja di daerah lain, namun istri dan anaknya tinggal di rumah. Namun saat terjadi musibah kebakaran, istri Agus Zai dan anaknya sedang keluar rumah,"beber Walpon Baringbing.

Usaha penduduk untuk memadamkan kobaran api, ujar Walpon Baringbing, gagal. Lalu api merambat ke rumah Edison Manurung yang hanya berjarak satu meter dari rumah Agus Zai.

Setelah satu jam kemudian, kata Walpon Baringbing, mobil Damkar-pun tiba di lokasi, akan tetapi kedua unit rumah tersebut sudah ludes dilalap sijago merah. Mobil Damkar tiba hanya untuk mencegah api merambat ke rumah penduduk lain.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian materiil diperkirakan hingga ratusan juta Rupiah. Kita masih melakukan penyelidikan penyebab peristiwa itu dan Inafis sedang melakukan olah TKP,"pungkas Walpon Baringbing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini