Share

Pelaku Pembunuhan Istri di Bengkulu Menyerahkan Diri

Demon Fajri, Okezone · Rabu 08 Juni 2022 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 08 340 2607659 pelaku-pembunuhan-istri-di-bengkulu-menyerahkan-diri-rd5r1Rfalh.jpg Ilustrasi penjara (Foto: Antara)

BENGKULU - Terduga pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap Amelina Efriyanti (32), berinisial KR (33), menyerahkan diri ke Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu.

Dugaan pembunuhan itu dilakukan terduga pelaku kepada istrinya. Dari pemeriksaan tim medis ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban pada bagian leher.

Terduga pelaku itu diduga menghabisi nyawa istrinya, dengan menggunakan satu untai kabel listrik. Saat ini, barang bukti itu sudah diamankan polisi.

BACA JUGA:Breaking News! Kolonel Priyanto Divonis Penjara Seumur Hidup Terkait Pembunuhan Sejoli di Nagreg 

Kapolres Rejang Lebong, Polda Bengkulu, AKBP Tonny Kurniawan mengatakan, terduga pelaku menyerahkan diri secara sukarela didampingi Kepala Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Selasa, 7 Juni 2022.

"Terduga pelaku secara sukarela menyerahkan diri ke Polres Rejang Lebong. Saat menyerahkan diri terduga pelaku didampingi Kepala Desa Kampung Jeruk," kata Tonny, Rabu (8/6/2022).

Tonny mengatakan, terduga pelaku masih diperiksa dan dimintai keterangan secara mendalam guna mengetahui motif dugaan pembunuhan yang dilakukan kepada istrinya tersebut.

"Motif dugaan pembunuhan terduga pelaku kepada korban masih didalami," ujar Tonny.

BACA JUGA:2 Bulan Diburu, Pelaku Pembunuhan di Minahasa Utara Didor karena Melawan 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Paska dugaan pembunuhan kepada korban, terang Tonny, pihaknya telah melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku. Saat digeledah, kata Tonny, petugas menemukan alat hisap sabu.

"Saat dilakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku petugas menemukan alat hisap sabu," pungkas Tonny.

Untuk diketahui, salah satu warga Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Amelina Efrianti (32), diduga tewas di tangan suaminya, berinisial KR (33).

Korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut diketahui pertama kali oleh orangtua korban, Robain (63). Saat itu, orangtua korban mendengar teriakan dari rumah korban.

Ketika didatangi rumah korban, orangtuanya perempuan 32 tahun itu menemukan anaknya sudah tergeletak di lantai. Sementara, suami korban berada di dekat anaknya, dengan meneteskan air mata atau menangis.

Tanpa pikir panjang, orangtua korban langsung meminta pertolongan warga setempat untuk membawa korban ke salah satu rumah sakit di Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan.

Setiba di rumah sakit itu, nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan. Selain itu, dari pemeriksaan tim medis ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban, pada bagian leher.

Selanjutnya, korban di bawa pulang ke rumah Duka di Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong.

Polisi telah mengamankan satu untai kabel listrik yang diduga dijadikan alat untuk menjerat korban, satu buah palu dan satu lembar pakaian korban.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini