Tidak hanya itu. Keseharian sosok pria yang mengidolakan penyanyi, almarhumah Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla ini mengais rezeki dengan mencari lebah sialang, bertani, buruh harian, dan menjaring ikan di aliran sungai Tiku di daerah tempat tinggalnya.
"Untuk para pemburu yang masih aktif, harus berhenti seluruhnya," ajak pria 73 tahun ini, mantan pemburu Harimau Sumatera, di camp salah satu kawasan hutan di Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu 15 Juni 2022, malam.
Mulai Berburu Harimau Diusia Produktif
Pria uzur ini berburu Harimau bukan tanpa alasan. Dia menjadi 'begal' Harimau terpaksa lantaran kesulitan ekonomi. Baginya, pekerjaan berburu tersebut, bukan untuk mencari kekayaan.

Datuk Mawi mencari ikan untuk dimakan selama berburu Harimau (Foto: Demon Fajri)
Mantan pemburu ini telah menjalankan pemburuan Harimau, tidak kurang dari 46 tahun. Tahun 1972 hingga 2018, tepatnya. Di masa itu sosok pria berambut cepak ini masih berusia produktif, 23 tahun.
Baca juga: Diduga Jual Kulit Harimau, Mantan Bupati Bener Meriah Ditangkap
"Saya mulai berburu Harimau pada tahun 1972," ungkap pria berkulit gelap itu.
Alasan lain pria yang memutuskan berhenti menjadi pemburu pada usia 69 tahun ini, berburu satwa di lindungi juga dilatarbelakangi permintaan dari warga setempat. Permintaan dari masyarakat itu di bawah tahun 1980-an.
Baca juga: Cerita Gubernur Khofifah Bertemu Keluarga Harimau di Gunung Semeru
Sebab di areal perkebunan warga setempat kerap kali didatangi Harimau. Tentu petani menjadi takut beraktivitas di areal perkebunan mereka. Menyadap karet, misalnya.
"Di bawah tahun 1980-an, saya didatangi orang desa. Mereka minta tolong datang ke ladang untuk memburu Harimau yang ada di ladang," cerita Datuk Mawi.