Share

Pemuda Ini Ditangkap saat Bikin Anak Panah untuk Tawuran, Ibunya Menangis

Yoel Yusvin, iNews · Selasa 28 Juni 2022 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 609 2619545 pemuda-ini-ditangkap-saat-bikin-anak-panah-untuk-tawuran-ibunya-menangis-AYeB6N14HZ.jpg Polisi menangkap pemuda yang membuat anak panah untuk tawuran (Foto: Yoel Yusvin)

MAKASSAR - Tim Resmob Polsek Tallo menangkap seorang pemuda yang kedapatan tengah membuat dan mengukir senjata tajam jenis anak panah busur lengkap dengan katapelnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dari hasil interogasi, anak panah busur tersebut rencananya akan digunakan untuk peralatan senjata tajamnya saat tawuran. 

Aparat kepolisian dari Resmob Polsek Tallo langsung membekuk seorang pria bernama Asri (20) yang kedapatan tengah membuat dan mengukir senjata tajam jenis anak panah busur lengkap dengan katapelnya di sekitar Jalan Teuku Umar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:Polisi Amankan Tujuh Remaja yang Hendak Tawuran, Barang Bukti Sajam dan Petasan Ditemukan 

Dari tangan pelaku, polisi turut mendapati dua katapel yang tengah dirakit dan dua buah paku yang akan diukir menjadi anak panah busur. Saat akan digelandang polisi, ibu pelaku yang berada di tempat kejadian perkara sempat menangis dan memohon agar anaknya tidak dibawa oleh anggota.

Namun, anggota mengambil tindakan tegas dan memberikan penjelasan terhadap ibu pelaku tersebut hingga anaknya tetap dibawa ke Mapolsek Tallo guna menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan pengakuan pelaku, Asri menuturkan, dirinya sengaja hendak membuat anak panah busur sebagai peralatannya untuk tawuran dengan musuhnya yakni warga sekitar Jalan Teuku Umar. Pelaku mengatakan, perkelahian antar kelompok itu terjadi setelah salah seorang rekannya dipukuli oleh kelompok lawannya.

BACA JUGA:Viral Tawuran di Cibinong Pakai Bom Molotov, Satu Anak Diduga Kena Bacok 

Untuk proses lebih lanjut, kini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke pihak Reskrim Polsek Tallo guna dilakukan pemeriksaan. Hal ini juga dilakukan polisi untuk mencegah terjadinya aksi tawuran dengan senjata tajam anak panah busur yang dapat melukai bahkan menyebabkan korbannya meninggal dunia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini