Share

Kecam Serangan Mal, Macron: Rusia Tidak Bisa dan Tak Boleh Menang di Ukraina

Susi Susanti, Okezone · Kamis 30 Juni 2022 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 18 2621133 kecam-serangan-mal-macron-rusia-tidak-bisa-dan-tak-boleh-menang-di-ukraina-vR57MaOPlC.jpg Presiden Prancis Emmanuel Macron saat berbicang dengan Presiden RI Joko Widodo sebelum pelaksanaan diskusi bilateral KTT G7 di Jerman (Foto: Reuters)

PRANCIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron, pada Selasa (28/6/2022), mengecam serangan udara Rusia terhadap sebuah pusat perbelanjaan yang dipadati pengunjung di Ukraina. Ia menyebut serangan itu sebagai kejahatan perang yang baru.

Seperti diketahui, serangan rudal Rusia menghantam mal atau pusat perbelanjaani  Kremenchuck yang menewaskan paling sedikit 18 orang itu terjadi di saat pemimpin kelompok negara G7 bertemu di Eropa.

 Baca juga:  Pasca-Serangan Mal di Ukraina, Zelensky Sebut Rusia Negara Teroris dan Desak Penyelidikan PBB

Serangan tersebut merupakan bagian dari serangan yang intensif yang dilakukan oleh Rusia di Ukraina. Ibu kota Ukraina, Kyiv, juga diserang sehingga memperbaharui perhatian masyarakat internasional di saat perang tersebut terus berlangsung.

Baca juga: Dituding Serang Mal Penuh Warga Sipil di Kremenchuk, Ini Kata Militer Rusia

Berbicara pada akhir KTT G7 di Jerman, Macron tampaknya menanggapi kekhawatiran yanmg menghinggapi akibat serangan Rusia itu, dan berjanji bahwa ketujuh negara demokrasi dan negara industri tersebut akan mendukung Ukraina dan mempertahankan sanksi terhadap Rusia selama hal itu diperlukan dan dengan intensitas yang diperlukan.

Dia pun berjanji pihak Barat akan terus mendukung Ukraina. Dia mengatakan Moskow tidak bisa dan seharusnya tidak boleh menang dalam perang ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini