Share

Ancam Warga dengan Parang, Bandit Ini Ditembak saat Nongkrong di Warung Tuak

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 30 Juni 2022 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 608 2621220 ancam-warga-dengan-parang-bandit-ini-ditembak-saat-nongkrong-di-warung-tuak-eMDabxIGtL.jpg Illustrasi (foto: freepick)

MEDAN - Polisi menembak seorang buronan kasus perampokan saat nongkrong di salah satu warung tuak di Jalan Antariksa, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. Dia ditembak di kedua bagian kakinya.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Ginanjar Fitriadi mengatakan, buronan berinisial IK alias Kurnia (27), warga Jalan Teratai, Kecamatan Medan Polonia itu, ditembak karena mencoba melawan saat akan ditangkap. Dia bahkan sempat mencoba mengambil senjata petugas.

"Karena membahayakan, yang bersangkutan dilumpuhkan dengan tembakan di kedua bagian kakinya. Beliau kita tangkap saat berada di warung tuak di Medan Polonia pada Senin, 27 Juni 2022 kemarin," kata Kompol Ginanjar.

 BACA JUGA:Bunuh Ibu Kandung, Pelaku Samarkan TKP seolah Terjadi Perampokan

Penangkapan terhadap Kurnia berhasil dilakukan setelah Polisi mengembangkan penangkapan terhadap rekan Kurnia berinisial WS. Kurnia dan WS sebelumnya merampok seorang pemuda berinisial Z (22) di Jalan Antariksa, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan pada Sabtu, 7 Mei 2022.

Saat itu korban bersama rekannya tengah berboncengan mengendarai sepeda motor. Mereka hendak menuju toko grosir untuk membeli sabun. Setibanya di lokasi perampokan, kedua korban dihadang pelaku yang saat itu membawa parang.

 BACA JUGA:Beredar Video Perampokan Minimarket di Bogor, Pegawai Ditodong Sajam

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

“Karena ketakutan korban turun dari sepeda motor dan menyelamatkan diri. Sepeda motornya ditinggal dan kemudian dibawa oleh Kurnia dan rekannya WS. Korban lalu melapor ke kita dan kita lakukan penyelidikan hingga menangkap kedua pelaku," sambung Ginanjar.

Saat ini, kata Ginanjar, kedua pelaku sudah ditahan. Polisi juga menyita barang bukti parang yang digunakan kedua pelaku untuk merampok korban.

"Mereka kita jerat dengan Pasal 365 KUHPidana ayat (2) ke 1e dan 2e KUHPidana. Ancamannya 12 tahun penjara," tutup Ginanjar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini