Share

Kecam Politikus Penghina Nabi Muhammad, Pengadilan India: Lidahmu Telah Membakar Seluruh Negeri

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 01 Juli 2022 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 18 2621801 kecam-politikus-penghina-nabi-muhammad-pengadilan-india-lidahmu-telah-membakar-seluruh-negeri-YAFy5cojkm.jpg Nupur Sharma. (Foto: Nupur Sharma/Twitter)

NEW DELHI - Pengadilan tinggi India telah menyampaikan teguran keras terhadap mantan juru bicara partai yang berkuasa atas pernyataan kontroversialnya tentang Nabi Muhammad. Pengadilan mengatakan kepada Nupur Sharma bahwa "lidahnya yang lepas telah membakar seluruh negeri".

Pernyataan Sharma dalam debat TV telah memicu kekerasan di beberapa bagian negara dan juga menyebabkan beberapa negara Islam mengajukan protes keras ke India.

BACA JUGA: Hina Nabi Muhammad SAW, Ini Sosok Nupur Sharma sang Politisi yang Membuat Marah Umat Muslim Dunia

Pengadilan juga meminta Sharma untuk tampil di saluran TV dan meminta maaf kepada negara.

Diwartakan BBC, hakim mendengarkan petisi Sharma yang berusaha menggabungkan berbagai investigasi yang sedang berlangsung terhadapnya di beberapa bagian negara.

Pengadilan menolak permohonan itu, dengan mengatakan "petisi itu menunjukkan kesombongannya, bahwa hakim di negara itu terlalu kecil untuknya".

Pengacaranya mengatakan kepada pengadilan bahwa Sharma telah meminta maaf dan menarik komentarnya.

Tetapi hakim mengatakan bahwa "dia terlambat untuk menarik pernyataan itu, dan pernyataan itu dia tarik secara bersyarat, dengan mengatakan jika ada perasaan yang terluka".

Pengadilan juga mengatakan menjadi juru bicara suatu partai tidak memberikan izin untuk mengatakan sesuatu yang menyakitkan.

Sharma adalah juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa ketika dia membuat pernyataan yang menyakiti dan membuat marah umat Muslim itu.

Dia diskors dari peran tersebut setelah beberapa negara Islam, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Qatar dan Iran, secara resmi mendaftarkan protes diplomatik.

Insiden itu mengancam akan menggagalkan peningkatan hubungan diplomatik India dengan negara-negara ini.

Pengadilan juga mengamati bahwa pernyataan Sharma bertanggung jawab atas insiden tragis di Udaipur.

Kota di Negara Bagian Rajasthan di utara India itu dalam suasana tegang setelah dua pria Muslim memenggal seorang penjahit Hindu. Mereka memfilmkan tindakan tersebut dan mengunggahnya secara online, mengatakan serangan itu sebagai pembalasan atas dukungan Kanhaiya Lal, si penjahit, kepada Sharma di platform media sosial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini