Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dishub DKI: Atasi Kemacetan di Jakarta Tak Cukup dengan Gage

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Senin, 04 Juli 2022 |16:41 WIB
Dishub DKI: Atasi Kemacetan di Jakarta Tak Cukup dengan Gage
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pelaksana harian (Plh) Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Emanuel Kristanto mengatakan, untuk mengatasi permasalahan kemacetan Jakarta tidak cukup dengan ganjil-genap (gage). Oleh karena itu, diperlukan manajemen rekayasa lalu lintas (lalin) secara komprehensif.

"Jadi memang sebenarnya gage itu merupakan salah satu treatment saja ya, jadi ga bisa terus dengan gage terus kita berharap masalah macet di Jakarta selesai. Bukan seperti itu cara berpikirnya, jadi tetep yang namanya manajemen rekayasa lalin itu harus dilakukan secara komprehensif. Pembatasan dilakukan, rekayasa lalin tetep dilakukan juga," kata Emanuel saat dihubungi, Senin (4/7/2022).

 BACA JUGA:Cegah Kemacetan, Dishub DKI Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI

Emanuel menambahkan, bahwa uji coba rekayasa lalin di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dilakukan sore hari sewaktu jam pulang kerja akan dilakukan pengamatan dan evaluasi.

"Dari pengamatan kita memang kemacetan pengamatan kurang lebih 5 hari itu kita uji coba dulu 5 hari, karena kita bukannya mau coba-coba tapi dari hasil pengamatan kemudian kita lakukan treatment seperti apa nanti sambil kita treatment masih uji coba selama 1 mingguan, selama 1 mingguan nanti kita muter terus itu nanti kira-kira kalau kita lakukan treatment seperti ini kemudian dampak nya seperti apa, sampai kita liat lagi, katakanlah ini cuman sore doang nanti kita pikirkan nanti kebijakan, jika ini diberlakukan ke jam lain kira-kira dampaknya seperti apa," ujarnya.

 BACA JUGA:Ganjil-Genap 25 Titik, Kadishub DKI: Hasil Evaluasi Volume Lalu Lintas Turun

"Iya kita nanti (evaluasi) namanya masi uji coba. Sambil liat bersama," tambahnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas saat jam pulang kerja.

"Dalam rangka mengurangi kepadatan dan konflik lalu lintas di Bundaran HI, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan melakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia," tulis laman Instagram @dishubdkijakarta dikutip, Minggu (3/7).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement