Share

Skema Evakuasi Pelari Asal Jakarta yang Hilang di Gunung Arjuno

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 05 Juli 2022 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 519 2624203 skema-evakuasi-pelari-asal-jakarta-yang-hilang-di-gunung-arjuno-e6nPpy1UkT.jpg Tim SAR saat melakukan pencarian pelari yang hilang Gunung Arjuno (foto: MPI/Avirista)

MALANG - Basarnas Jawa Timur memperkirakan pelari yang hilang di Gunung Arjuno bakal tiba di posko pencarian pada Rabu 6 Juli 2022 dini hari. Pasalnya saat ini tim pencari masih berfokus menuju titik koordinat yang dikirimkan oleh sang penyintas bernama Yurbianto Basri (46) warga Jakarta Utara.

Kasi Operasi Basarnas Jawa Timur, Haris Supardi mengungkapkan, memerlukan waktu enam jam perjalanan darat dari lokasi posko pencarian di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ke titik koordinat yang dikirimkan Yurbianto.

"Perjalanan kurang lebih enam jam menuju titik koordinat yang dikirimkan. Ada dua tim lanjut terus sampai ke titik koordinat," ungkap Haris Supardi ditemui MNC Portal di Posko Pendakian Gunung Arjuno di Lawang, Selasa (5/7/2022) malam.

 BACA JUGA:Titik Lokasi Pelari Maraton yang Hilang di Gunung Arjuno Ditemukan!

Bila ditotal disebut Haris, estimasi perjalanan pulang pergi dari posko pencarian menuju lokasi koordinat korban dan kembali lagi ke posko, ada sekitar 12 jam. Itu pun masih bergantung pada pemilihan kondisi fisik Yurbianto, jika ditemukan tim pencari di kawasan Gunung Arjuno.

"Perjalanan pulang pergi 12 jam. Nanti kita stabilkan dulu korbannya, tadi tim sudah kita brifingkan, makanya ada perbekalan logistik tambahan. Harapannya evakuasi bisa cepat," ucapnya.

 BACA JUGA:Pelari yang Hilang di Gunung Arjuno Kirim Sinyal SOS, Tim Gabungan Lakukan Penyisiran

Rencananya bila telah ditemukan, warga Jakarta Utara ini bakal dievakuasi menuju Posko Pendakian Gunung Arjuno di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, secepatnya. Namun ia memperkirakan waktu itu relatif, bergantung pada seberapa cepat tim pencari bergerak menemukan korban di titik koordinat yang telah ditemukan.

"Harapannya (korban dievakuasi) di posko sini (Posko Pendakian di Gunung Arjuno Desa Wonorejo, Lawang). Ini kita komunikasi terus dengan dua tim yang berangkat, kita bawakan peralatan medis dan logistik tambahan," terang pria yang baru menjabat Kasi Operasi selama seminggu ini.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya diberitakan seorang peserta lari lintas alam Mantra Summit Challenge 2022 dinyatakan hilang pada Minggu 3 Juli 2022. Peserta asal Jakarta Utara itu tak diketahui keberadaannya setelah melewati pos Puncak Arjuno pada Sabtu (2/7/2022), pukul 19.10 WIB. Yurbianto seharusnya melanjutkan rute menuju ke pos Budug Asu melewati jalur pendakian menurun ke arah Mahapena.

Namun, panitia tidak menemukan keberadaan Yurbianto di pos Budug Asu maupun Pos Wonorejo, Lawang hingga jadwal seharusnya. Pihak panitia pun melakukan pencarian internal dengan menyisir jalur maraton yang melewati Gunung Arjuno-Budug Asu. Namun, selama hampir dua jam hingga pukul 21.00 WIB tim tidak menemukan keberadaan Yurbianto.

Tim panitia terus menyisir jalur dari puncak Arjuno sampai ke Wonorejo, Lawang melewati Mahapena dan Savana dan tidak menemukan keberadaan Yurbianto. Pada Minggu (3/7/2022), petang, semua peserta sudah memasuki garis finish terkecuali Yurbianto atau peserta nomor 18.

Kemudian yang bersangkutan dilaporkan hilang. Tim gabungan telah membuka posko pencarian di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Sesuai keterangan panitia penyelenggara Mantra Summits Challenge ada sebanyak 712 peserta maraton. Namun, hanya 711 peserta yang mencapai garis finis.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini