Share

Tuduh Cari Keuntungan, Rusia Hentikan Inspeksi Senjata Nuklir AS di Bawah Perjanjian Baru

Susi Susanti, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 18 2644661 tuduh-cari-keuntungan-rusia-hentikan-inspeksi-senjata-nuklir-as-di-bawah-perjanjian-baru-Ed5emuKhoI.jpg Senjata nuklir Rusia RS-24 Yars (Foto: AFP)

RUSIA - Rusia telah mengatakan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa mereka "sementara" menangguhkan inspeksi di tempat senjata nuklir strategisnya, di bawah perjanjian pengendalian senjata yang dikenal sebagai START Baru.

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan AS mencari keuntungan dan telah merampas hak Rusia untuk melakukan inspeksi di wilayah AS.

Perjanjian itu diketahui mulai berlaku pada 2011. Ini adalah perjanjian pengurangan senjata terakhir yang tersisa antara bekas saingan Perang Dingin. Perjanjian ini membatasi 1.550 jumlah hulu ledak nuklir jarak jauh yang dapat dikerahkan setiap negara.

Baca juga: Rusia Angkat Bicara Alasan Tidak Akan Gunakan Nuklir di Ukraina

Kementerian mengatakan penangguhan itu diizinkan berdasarkan ketentuan perjanjian "dalam keadaan luar biasa".

Dkutip BBC, kementerian menuduh AS mengabaikan "realitas yang ada" seperti "penangguhan jalur udara normal".

Baca juga: Kontrol Senjata Nuklir, Biden Tawarkan Pembicaraan dengan Rusia 

Penangguhan itu dilakukan seminggu setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan dia siap mengerjakan kesepakatan senjata nuklir baru dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Adapun perjanjian saat ini akan berakhir pada tahun 2026.

Seperti diketahui, START Baru mengikuti pembicaraan pengurangan senjata selama bertahun-tahun antara AS dan bekas Uni Soviet, yang bertujuan untuk mencegah perang nuklir.

Invasi Rusia ke Ukraina pada Februari memicu retorika permusuhan di kedua belah pihak, termasuk peringatan bahwa konflik dapat meningkat menjadi perang dunia ketiga. Sanksi AS yang dikenakan pada Rusia atas Ukraina telah mengubah kondisi kedua negara.

Sementara itu, beberapa pengamat di media pemerintah Rusia telah membual tentang persenjataan nuklir Moskow dalam konteks ketegangan saat ini dengan NATO.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini