Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tolak Hukuman Mati, Pengacara Klaim Pelaku Penembakan Sekolah AS Otaknya Rusak Parah

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 23 Agustus 2022 |13:35 WIB
Tolak Hukuman Mati, Pengacara Klaim Pelaku Penembakan Sekolah AS Otaknya Rusak Parah
Pengacara klaim kliennya pelaku penembakan sekolah di Florida, AS menderita rusak otak sehingga tidak bisa dihukum mati (Foto: Reuters)
A
A
A

Carolyn Deakins mengatakan Woodard telah menyalahgunakan kokain, ganja, dan alkohol selama kehamilannya, dan bahwa "dia tidak peduli" karena dia berencana untuk mengadopsi bayinya.

Pengacaranya mengatakan ayah angkat Cruz meninggal tak lama setelah dia hidup bersama, dan ibu angkatnya, Lynda Cruz, mengabaikan masalah yang dia alami di sekolah.

McNeil menjelaskan dia mengeluarkannya dari program psikiatri yang bisa membantunya mengurangi episode kekerasan yang dia alami sebagai anak kecil di pra-sekolah.

Menurut Ms McNeil, kondisi Lynda yang memiliki banyak hutang setelah kematian suaminya, Lynda pun menolak agar pemuda bermasalah itu berkomitmen ke rumah sakit jiwa karena dia tidak ingin berhenti menerima cek tunjangan Jaminan Sosialnya setiap bulan,

Ibu angkatnya, yang meninggal beberapa bulan sebelum serangan itu, membelikannya senjata BB dan senapan angin sebelum memberinya senapan untuk ulang tahunnya yang ke-18 tahun.

Pada saat pengakuan bersalahnya Oktober lalu, Cruz mengatakan dia "sangat menyesal" atas penembakan itu. Ke-12 juri harus memilih dengan suara bulat agar dia dihukum mati.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement