"Sempat ada mahasiswa yang diduga 'mengambil helm', rupanya bukan mengambil tapi terambil karena bentuknya sama. Akhirnya diketahui bahwa helm keduanya ada dan tidak ada yang hilang, akhirnya reda semua ketegangan," tegasnya.
BACA JUGA:Diduga Hendak Tawuran, Belasan Pemuda Bersajam Ditangkap di Waduk Pluit
Dirinya pun sengaja mengundang pihak kepolisian ke Universitas agar mengantisipasi terjadinya bentrokan yang lebih besar lagi.
Kendati demikian, pihaknya akan tetap memberikan hukuman kepada mahasiswa yang melakukan tindakan diluar ketentuan yang sudah diberikan oleh pihak Universitas.
"Jadi kalau sampai ditemukan ada yang melakukan kekerasan akan dikenakan sanksi akademik, mulai dari yang paling ringan misalnya skorsing sampai yang paling berat dikeluarkan," jelasnya.
(Arief Setyadi )