BEKASI - Hampir 12 jam, kebakaran hebat yang melanda PT Eon Chemical dan PT Tunas Mitra, di Kawasan Industri Jababeka Bl C/22, Jalan Jababeka 2, Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi belum padam total. Hingga kini, masih terus dilakukan proses pemadaman.
"Masih dalam proses pendinginan, soalnya masih ada api dikit-dikit, kalau kita berhenti madamin api nyala lagi," kata Heru Petugas Damkar saat di lokasi, Jumat (2/8/2022).
BACA JUGA:Ada Ledakan Hebat, Ini Kronologi Kebakaran Sejumlah Pabrik di Kawasan Industri Jababeka
Hingga menjelang siang ini, kata Heru, api sudah berangsur padam, namun masih berjibaku melakukan upaya pendinginan. Pasalnya, runtuhan bangunan menyulitkan untuk memadamkan.
"Hingga memastikan tidak ada asap yang mengepul dan benar-benar kondisi api sudah padam. Kendala kita saat pemadaman api ada di sela-sela ke tutupan senk runtuhan atap Pabrik jadi masih ada bara api," ujarnya.
Paska dari kebakaran tersebut, Heru menuturkan, sebanyak 6 unit mobil dan barang berharga milik dua pabrik tersebut ludes di lalap si jago merah.
"Mobil terbakar 6 unit, di antaranya milik PT EON, 1 unit engkel dan 1 unit forklift milik PT Tunas mitra, 3 unit mobil engkel jenis box, 1 unit tronton jenis wings box 1 unit mobil minibus Avanza tinggal kerangka," ujarnya.
BACA JUGA:Ada Ledakan Hebat, Ini Kronologi Kebakaran Sejumlah Pabrik di Kawasan Industri Jababeka
Sementara, Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, M. Basir, menerima laporan sekita jam 01.00 wib dini hari. Sampai sekarang pihaknya masih berupaya agar benar-benar padam. Mengingat cuaca yang panas dikhawatirkan ada api susulan.
"Saat ini, kita masih melakukan proses pemadaman. Meskipun, api sudah tidak ada. Tetapi kita antisipasi aja soalnya panas trik matahari sama angin yang kita khawatirkan api bermunculan lagi," ucap M. Basir, saat dikonfirmasi, Jumat (2/8/2022).
"Untuk Damkar sendiri masih kaya tadi sebanyak 9 Unit Damkar dari Kabupaten Bekasi dan Jababeka, yang berubah sebagian petugasnya aja soalnya aplusan," tambahnya.
Kerugian sementara masih belum bisa dipastikan. Namun, perkiraan bisa mencapai hingga sampai miliaran.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.