Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Minta Maaf Usai Salah Mengeksekusi Mati Seorang Pria Setelah 70 Tahun Berlalu

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 03 September 2022 |14:23 WIB
Polisi Minta Maaf Usai Salah Mengeksekusi Mati Seorang Pria Setelah 70 Tahun Berlalu
Polisi meminta maaf usai mengeksekusi mati seorang pria setelah 70 tahun berlalu (Foto: BBC)
A
A
A

"Dia tumbuh sangat marah pada dunia, saya kira karena apa yang terjadi. Seharusnya tidak pernah terjadi, dia harus tetap di sini, menjalani hidupnya dan menyaksikan cucunya tumbuh dewasa," ujar Tanya.

"Sementara saya senang bahwa permintaan maaf akhirnya diakui, tampaknya itu hanya diminta oleh podcast yang akan datang dan terasa tidak tulus,” lanjutnya.

Sepupu Tanya, Kirsty, anak putra bungsu Mattan, Mervyn, mengatakan trauma atas apa yang terjadi pada kakek mereka dan perjuangan 46 tahun untuk membersihkan namanya memengaruhi mereka.

"Bukan hanya satu nyawa yang mereka ambil, tiga putra mengalami stigma bahwa ayah mereka adalah seorang pembunuh," ujarnya.

"Ayah saya adalah pria hebat, pilar pengetahuan dan kekuatan kami. Tetapi mereka semua berada di tempat gelap, mereka semua menyalahgunakan alkohol dan dengan sedih meninggal karenanya,” ungkapnya.

"Itu mempengaruhi mereka secara mental. Ayah saya merasakan kehilangan ayahnya, itu memakan korban dan mereka semua meninggal muda,” lanjutnya.

Tim hukum yang mewakili keluarga Mattan di Pengadilan Banding mengklaim bahwa dia telah menjadi korban rasisme yang dilembagakan karena bukti penting untuk kasusnya tidak tersedia di persidangannya.

Pengacara hak asasi manusia (HAM) terkemuka Michael Mansfield, yang mewakili keluarga Mattan di Pengadilan Banding, mengatakan dengan gerakan Black Lives Matter kasus ini "sangat relevan sekarang".

"Terdakwa yang bukan kulit putih berada dalam posisi yang lebih buruk," kata Mansfield, yang juga terlibat dalam kasus Birmingham Six dan Stephen Lawrence, kepada podcast Mattan: ‘Injustice of a Hanged Man’.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement