Share

Ukraina Klaim Pukul Mundur Pasukan Rusia, Rebut Kembali Wilayah Seluas 6.000 Km Persegi

Susi Susanti, Okezone · Rabu 14 September 2022 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 18 2667341 ukraina-klaim-pukul-mundur-pasukan-rusia-rebut-kembali-wilayah-seluas-6-000-km-persegi-qKK5rATmbj.jpg Ukraina klaim pukul mundur pasukan Rusia (Foto: AP)

UKRAINAUkraina pada Senin (12/9/2022) mengklaim telah merebut kembali beberapa desa lagi di bagian timur laut, mendorong beberapa pasukan Rusia ke perbatasan antara kedua negara.

Setelah berbulan-bulan hanya dapat merebut dan kemudian kehilangan wilayah lagi, para pemimpin Ukraina bersuka ria atas kemajuan yang mendadak dicapai sejak awal September di wilayah Kharkiv.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidato hariannya pada Senin malam (12/9/2022) bahwa pasukan Ukraina telah merebut kembali wilayah seluas lebih dari 6.000 kilometer persegi sejak ofensif dimulai bulan ini. “Pergerakan pasukan kita berlanjut,” terangnya, dikutip VOA.

Baca juga: Pasukan Ukraina Rebut Kembali Kontrol Kota Penting dari Rusia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan ada “kemajuan signifikan oleh pasukan Ukraina, khususnya di Timur Laut,” seraya menyebut dukungan dari AS dan sekutu-sekutu serta “keberanian dan ketangguhan luar biasa Angkatan Bersenjata Ukraina dan rakyat Ukraina.”

Baca juga: AS Segera Kirim Bantuan Rp9 Triliun ke Ukraina Usai Kekalahan Rusia di Kharkiv

“Ini masih terlalu awal,” ujarnya.

“Jadi saya pikir akan keliru untuk memprediksi secara persis arahnya, kapan ini akan tercapai dan bagaimana ini tercapai,” lanjutnya.

Kementerian Pertahanan Rusia mengakui pada akhir pekan lalu bahwa pihaknya menarik pasukan, dengan mengatakan mereka mengatur kembali pasukan tersebut di wilayah Donetsk, Ukraina Timur.

“Di beberapa area depan, para pejuang kita mencapai perbatasan negara dengan Federasi Rusia,”dengan pasukan Rusia mundur dengan kocar-kacir,” terang Oleh Syniehubov, gubernur Kharkiv, Ukraina Timur Laut.

“Pasukan Rusia ada di sini pada pagi hari. Kemudian pada tengah hari, mereka mendadak mulai ramai berteriak-teriak dan mulai melarikan diri, dengan menggunakan tank-tank dan kendaraan lapis baja,” kata Dmytro Hrushchenko, warga Zaliznychne, kota kecil di dekat garis depan di bagian timur yang baru dibebaskan, kepada Sky News.

Staf umum angkatan bersenjata Ukraina pada Senin (12/9/2022) mengatakan pasukannya telah merebut lebih dari 20 permukiman dalam satu hari terakhir. Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa dalam beberapa hari ini, pasukan Kyiv telah merebut kembali wilayah sedikitnya seukuran dengan daerah metropolitan London.

Seorang pejabat militer AS Senin mengatakan Ukraina “membuat kemajuan” dalam upaya mereka merebut kembali wilayah di bagian selatan dan timur. Ia juga mengatakan bahwa pasukan Rusia di sekitar Kharkiv telah menyerahkan wilayah ke pasukan Ukraina.

Pejabat itu mengatakan bahwa mundurnya Rusia merupakan salah satu “indikasi” masalah semangat juang. Ia menambahkan bahwa Ukraina telah membuat pasukan Rusia menghadapi “banyak dilema.” Banyak di antara pasukan Rusia yang menyerah itu telah bergerak melintasi perbatasan ke Rusia.

Para pengamat mengatakan perang kemungkinan besar akan berlanjut hingga 2023. Namun lembaga kajian Institute for the Study of War yang berbasis di Washington pada Senin (12/9/2022) mengatakan bahwa “Ukraina telah mengubah gelombang perang dengan kemajuan di pihaknya” melalui penggunaan secara efektif senjata yang dipasok Barat seperti sistem rudal HIMARS jarak jauh dan manuver tempur strategis.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini