Untuk saat ini pergerakan tanah masih terasa meski intensitasnya menuruh dibandingkan kemarin. Beberapa warga juga masih mengungsi karena khawatir terjadi pergerakan tanah yang besar.
"Kita sediakan dua tenda BPBD, akan bertambah lagi tenda dan perlengkapan lainnya," tambahnya.
Di samping itu, Aris menilai bahwa solusi terbaik untuk kampung tersebut yakni direlokasi. Karena apabila masih bertahan akan membahayakan warga.
"Kalau melihat zonanya, lebih tepat di relokasi. Kalau rehabilitasi dikhawatirkan masih akan terjadi pergerakan lagi. Untuk kebutuhan sekarang dari pengamatan, untuk kebutuhan warga mungkin tempat hunian sementara, artinya tempat mengungsi. Logistik Insya Allah sudah disiapkan," tutupnya.
(Awaludin)