Share

230 Paus Terdampar di Pantai Tasmania, Penyebabnya Masih Misteri

Susi Susanti, Okezone · Rabu 21 September 2022 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 18 2672213 230-paus-terdampar-di-pantai-tasmania-penyebabnya-masih-misteri-BuMAZ7KlJx.jpg 230 paus terdampar di Pantai Tasmania, Australia (Foto: Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Australia)

AUSTRALIA - Lebih dari 200 paus telah terdampar di pantai  Tasmania, Australia.Paus ini ditemukan di Pelabuhan Macquarie di pantai barat pulau itu. Setengah dari jumlah itu tampaknya masih hidup. Lokasi ini juga menjadi tempat terdampar terburuk di negara itu pada dua tahun lalu.

Alasan paus terdampar kali ini tidak diketahui, tetapi penyelamat paus telah dikirim untuk membantu.

230 paus yang ditemukan di Macquarie Harbour pada Rabu (21/9/2022) diyakini sebagai paus pilot.

Departemen lingkungan Tasmania dalam sebuah pernyataan mengatakan para ahli sedang merencanakan penyelamatan tetapi operasinya akan "kompleks" karena faktor lokasi.

Baca juga:  Apa yang Menyebabkan Fenomena Paus Terdampar di Banyuwangi

Pelabuhan Macquarie adalah teluk besar dan dangkal di daerah pedesaan di pantai barat negara bagian. Lebih banyak paus diperkirakan mati dalam semalam.

Baca juga: Terperangkap di Sungai Thames London, Ikan Paus Ini Akhirnya di-Eutanasia

Insiden ini terjadi hanya sehari setelah paus terdampar massal terpisah di Tasmania utara.

Insiden pada Selasa (20/9/2022) sebelumnya menemukan 14 paus sperma muda ditemukan mati di Pulau Raja, di Selat Bass Tasmania.

Mamalia yang sangat sosial ini terkenal hidup berkelompok karena mereka bepergian dalam komunitas besar yang erat yang mengandalkan komunikasi terus-menerus.

Ilmuwan satwa liar Vanessa Pirotta mengatakan kepada BBC bahwa kesamaan antara dua kejadian paus terdampar secara berturut-turut sangat ‘tidak biasa’ dan memprihatinkan. Mengapa? Karena insiden ini terjadi di spesies yang sama, lokasi yang sama, dan waktu yang sama seperti yang terjadi pada dua tahun yang lalu.

Dia mengatakan Paus mungkin telah "salah arah", mengikuti pemimpin yang sakit atau bingung, atau dikejutkan ke perairan yang lebih dangkal.

Perubahan iklim juga dapat berdampak - perubahan lingkungan, suhu air, atau habitat mangsa juga dapat membuat paus mati.

Namun dia menegaskan alasan di balik terdamparnya paus tetap menjadi "misteri". Termasuk mengapa begitu banyak paus sperma terdampar di Tasmania.

Ada banyak kehidupan laut di daerah itu - lebih banyak hewan bisa berarti lebih banyak insiden - dan ada juga banyak arus yang bersinggungan dengan daratan.

Tapi "pulau raksasa" itu sendiri bisa menjadi bahaya navigasi bagi hewan yang menggunakan ekolokasi.

"Anda pergi dari perairan yang pada dasarnya terbuka dan kemudian tiba-tiba ada daratan,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada September 2020, operasi penyelamatan besar-besaran diluncurkan ketika hampir 500 paus pilot terdampar di pelabuhan yang sama.

Lebih dari 380 paus pilot mati, tetapi sekitar 100 selamat berkat penyelamat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini