Selain uang tunai, Risma juga menyerahkan bantuan sembako kepada korban. Bahkan, keluarga korban dipastikan mendapati layangan dukungan psikososial.
"Selain itu, dukungan bagi keluarga korban luka ringan maupun berat baik yang ada di rumah sakit maupun yang ada di rumah duka,” katanya.
BACA JUGA:Selain CCTV, Polri Juga Periksa HP Korban Tragedi Kanjuruhan
Pihaknya masih terus mendata ahli waris yang memiliki komponen khusus. Hal ini seperti ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia maupun disabilitas untuk bisa dimasukkan dalam DTKS sebagai basis data penerima bantuan sosial.
"Tapi, ada yang khusus-khusus, seperti misalkan, tadi bapaknya yang meninggal, kemudian anaknya masih sekolah, itu kita tangani khusus. Tadi, ada yang kuliah, tinggal beberapa semester, itu kita tangani khusus. Jadi, yang seperti itu, casenya kita tangani khusus," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.