Share

Penembakan Massal 37 Orang Meninggal, Raja Thailand Akan Sambangi Keluarga Korban

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 18 2682506 penembakan-massal-37-orang-meninggal-raja-thailand-akan-sambangi-keluarga-korban-ZhUorIAftL.jpg Raja Thailand dan PM Thailand akan menyambangi keluarga korban penembakan massal yang menewaskan 37 orang di tempat penitipan anak (Foto: Reuters)

BANGKOK - Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha, dan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, bersama dengan Ratu, dijadwalkan akan mengunjungi keluarga penembakan massal yang menewaskan 37 orang di tempat penitipan anak di Thailand, pada Jumat (7/10/2022) malam.

Seperti diketahui, pelaku bersenjata masuk ke gedung tempat penitipan anak tepat setelah waktu makan siang pada Kamis (6/10/2022), menembak melewati seorang guru dan orang tua di luar.

Dikutip BBC, polisi mengatakan pelaku berusia 34 tahun adalah seorang mantan polisi. Dia menyerang tempat penitipan anak di provinsi Nong Bua Lamphu, lalu membunuh anak-anak saat mereka tidur.

Baca juga: Thailand Berduka, Bendera Berkibar Setengah Tiang Usai Penembakan Massal yang Tewaskan 37 Orang 

Pelaku itu kemudian bunuh diri dan keluarganya setelah diburu polisi. Belum diketahui motif penyerangan tersebut. Namun polisi mengatakan penyerang dipecat dari pekerjaannya pada Juni lalu karena penggunaan narkoba.

Baca juga: Penembakan di Day Care Thailand Tewaskan 34 Orang, Tidak Ada Korban WNI

Dia diketahui sempat muncul di pengadilan pada pagi hari serangan atas tuduhan terkait dengan penggunaan dan kemungkinan penjualan metamfetamin. Dia seharusnya menghadapi vonis pada Jumat (7/10/2022) ini.

Akibat tragedi ini, bendera di seluruh Thailand berkibar setengah tiang saat negara bergulat dengan tragedi itu.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Orang tua korban juga terlihat berkumpul di luar gedung pada Jumat (7/10/2022) pagi, menangis dan memegang mainan anak-anak mereka.

Semalam, peti mati merah muda dan putih yang dihiasi dengan emas, membawa mayat anak-anak, dibawa ke kamar mayat rumah sakit di Udon Thani dan diletakkan dalam barisan.

Dikutip BBC, petugas penyelamat sebelumnya membawa mayat para korban ke kantor polisi, tempat keluarga korban berkumpul. Kerabat yang putus asa juga menunggu di luar pusat penitipan anak hingga larut malam.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini