JAKARTA - Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD mengatakan akan mengumumkan hasil investigasi ke khalayak. Namun, setelah hasil temuan diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu dilakukan karena TGIPF dibentuk dengan keputusan presiden, dan untuk kepentingan presiden.
"Temuan TGIPF takkan diumumkan sebelum diserahkan ke Presiden, sebab TGIPF dibentuk dengan Kepres untuk keperluan Presiden," kata Mahfud melalui akun instagram miliknya @mohmahfudmd, dikutip Kamis (13/10/2022).
BACA JUGA:Diperiksa Polisi 12 Jam, Dirut PT LIB Dicecar 97 Pertanyaan Terkait Tragedi Kanjuruhan
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) itu menuturkan, bahwa hasil investigasi TGIPF akan diserahkan besok, Jumat 14 Oktober 2022 atau paling lambat Senin 17 Oktober 2022.
"TGIPF akan menyerahkan laporan kepada Presiden Jumat atau Senin mendatang," katanya.
BACA JUGA:Saling Lempar Tanggung Jawab di Tragedi Kanjuruhan, TGIPF: Biarlah Mereka Saling Perbaiki
Ada sejumlah hal yang disoroti, mulai dari saling lempar tanggung jawab yang dilakukan pihak terkait di tragedi Kanjuruhan. Bahkan, kata Mahfud, hal tersebut menjadi bukti penyelenggaran liga sepak bola nasional kacau.
"Bahwa terjadi saling menghindar dari tanggung jawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran, menjadi bukti bahwa penyelenggaraan Liga Sepak Bola Nasional agak kacau," katanya.
Menurutnya, sangat membahayakan bagi dunia persepakbolaan Tanah Air. Nyawa manusia dibuat pertaruhan karena tak ada jaminan keselamatan yang maksimum.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.