Nurul menyebutkan, pasien anak berusia 7 tahun itu sebelumnya sempat dirawat di beberapa rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung. Setelah dilakukan penanganan pasien anak tersebut dilaporkan meninggal dunia pada 12 September 2022 lalu.
Pasien anak tersebut semula mengalami penyakit biasa, yakni mengeluhkan sakit telinga disertai batuk dan pilek. Kemudian pasien tersebut sempat mengkonsumsi obat dalam bentuk cair atau sirup yang diduga menjadi pemicu gagal ginjal akut misterius.
"Pasien sempat diberi obat sirup yang umum untuk mengatasi pilek dan batuknya. Bisa jadi dari sana pemicunya," kata dia.
Dirinya meminta ke masyarakat untuk ikut anjuran Kemenkes terkait penghentian mengonsumsi semua jenis obat sirup bagi anak. Instruksi ini tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal Pada Anak.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.