Share

Wanita Ini Ditusuk Lalu Dikubur Hidup-Hidup Suaminya, Berhasil Telepon Polisi Pakai Jam Pintar

Qur'anul Hidayat, Okezone · Selasa 08 November 2022 21:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 08 18 2703624 wanita-ini-ditusuk-lalu-dikubur-hidup-hidup-suaminya-berhasil-telepon-polisi-pakai-jam-pintar-zzgeydpnr7.png Young Sook An dan Chae An. (Foto: Youtube New York Post)

WASHINGTON - Kejadian mengerikan dialami Young Sook An, seorang wanita berusia 42 tahun. An membuat panggilan ke 911 saat dirinya tengah diculik dan dikubur hidup-hidup oleh suaminya.

Mengutip dari Independent, panggilan menakutkan itu dilakukan dari jam pintar yang dikenakan An. Saat itu korban sedang diracuni dan disumpal yang diduga oleh suaminya Chae An (53).

Petugas 911 berulang kali bertanya kepada An apakah dia mengalami keadaan darurat medis atau dalam bahaya, tetapi satu-satunya tanggapan adalah teriakannya yang teredam.

Petugas dari Departemen Kepolisian Lacey dikirim ke rumah di blok 3800 Rossberg St sekitar pukul 1 siang tanggal 16 Oktober 2022. Video pengawasan dari sebuah rumah di dekatnya menangkap sebuah mobil yang diyakini sebagai Chae An yang melaju kencang.

Pihak berwenang tiba di tempat kejadian dan menemukan pintu garasi terbuka dan diberitahu oleh anak-anak An bahwa orang tua mereka telah berada di sana sekitar setengah jam sebelumnya tetapi sekarang telah pergi. Pemberitahuan orang hilang dikeluarkan untuk An dan masyarakat disarankan untuk tidak mendekati Chae An.

Pada dini hari tanggal 17 Oktober 2022, An menggedor pintu sebuah rumah di Steadman Road, mengatakan suaminya telah mencoba membunuhnya dan bahwa dia telah menggali dirinya sendiri dari kuburan 19 inci di mana dia menguburnya setelah menikamnya di dada.

Baca juga: Satu Keluarga, Termasuk Bayi, Ditemukan Tewas Setelah Diculik, Motif Masih Misterius

An, yang sedang melalui proses perceraian memiliki perintah perlindungan kekerasan dalam rumah tangga terhadapnya, mengatakan bahwa suaminya mengantarnya ke daerah berhutan setelah pertengkaran di rumah mereka dan meletakkan pohon besar di atas kuburan yang dangkal.

Pelaku akhirnya ditangkap sekitar pukul 8 pagi pada 17 Oktober setelah seorang warga melihat kendaraannya 200 meter dari Steadman Road di hutan. Dia didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama, penculikan, kekerasan dalam rumah tangga tingkat pertama dan serangan kekerasan dalam rumah tangga tingkat pertama.

Dia mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan pada hari Selasa. An ditahan tanpa jaminan menjelang sidang berikutnya pada 16 November 2022/

Sementara Fox News merinci cobaan berat yang dialami An sebelum berhasil merangkak keluar dari kuburan yang dangkal.

Operator 911 mengatakan bahwa penelepon tidak dapat berkomunikasi secara verbal dengan mereka tetapi jeritannya terdengar di tengah gonggongan anjing dan suara lainnya. Operator mengatakan kepada polisi bahwa mereka mendengar apa yang tampak seperti perjuangan sebelum panggilan itu benar-benar sunyi.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Ketika pihak berwenang tiba di tempat kejadian, mereka menemukan tanda-tanda perjuangan dan diberitahu oleh anak-anak An, berusia 20 dan 11 tahun, bahwa mereka telah melihat van ayah mereka setelah kembali dari gereja pada hari itu. Anak-anak telah pergi keluar sebelum kembali untuk mencari polisi di rumah.

Seorang teman An dan salah satu anaknya memberi tahu pihak berwenang bahwa mereka telah menerima pesan darinya yang menyatakan ada keadaan darurat. Teman itu juga mengatakan kepada polisi bahwa Chae An diduga telah memberi tahu istrinya bahwa dia "tidak akan turun sendirian."

Rekaman pengawasan juga menunjukkan Chae An memasuki vannya di dalam garasi rumah dan keluar beberapa saat kemudian.

Departemen Sheriff Thurston County akhirnya menerima telepon dari seorang warga Steadman Road yang mengatakan seorang wanita yang tertekan telah mengetuk pintu mereka. Seorang deputi menemukan An bersembunyi di gudang halaman depan rumah.

“Suami saya mencoba membunuh saya. Tolong saya!” ucap korban saat itu.

Menurut laporan kejadian, An penuh dengan memar dan kotoran, dan memiliki lakban di leher dan pergelangan kakinya. Dia mengatakan kepada deputi bahwa dia telah bergegas ke rumah pertama yang dia lihat setelah merangkak keluar dari kuburan dan berlari melalui hutan setidaknya selama 20 menit.

Dia kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk dirawat karena luka tusukan yang tidak fatal di payudaranya.

An mengatakan kepada polisi bahwa serangan itu terjadi setelah dia meminta anak-anaknya meninggalkan rumah sehingga dia bisa berbicara dengan suaminya tentang perceraian dan masalah uang mereka. Pelaku kemudian diduga mengejutkannya ketika dia sedang berganti pakaian di kamar tidur utama di lantai atas dan memukul kepalanya, menurut pengaduan.

Dia berhasil menelepon 911 dengan Apple Watch-nya, yang kemudian diduga dipukul dengan palu oleh pelaku ketika dia menyadari bahwa dia telah meminta bantuan.

Dia mengatakan dia berusaha membuka pintu belakang van dengan jari kakinya. An juga menuduh suaminya mengancam akan mengambil nyawanya, tetapi dia tidak pernah percaya pelaku akan mampu melakukannya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini