Share

China Laporkan 3 Kematian Pertama Covid dalam 6 Bulan, Tes Covid Terus Digencarkan

Susi Susanti, Okezone · Selasa 22 November 2022 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 18 2712234 china-laporkan-3-kematian-pertama-covid-dalam-6-bulan-tes-covid-terus-digencarkan-TxLPIB8EGy.jpg Kasus Covid-19 terus melonjak di China (Foto: Reuters)

BEIJING - Beijing mengatakan sedang menghadapi tes Covid paling parah setelah melihat kematian virus korona pertama di negara itu dalam enam bulan dan kasus terus melonjak.

Tiga kematian telah dilaporkan di ibu kota China sejak Sabtu (19/11/2022), sehingga jumlah kematian resmi negara itu menjadi 5.229 orang.

Kematian terbaru telah membuat sebagian kota yang menjadi rumah bagi lebih dari 21 juta orang kembali terkunci.

Baca juga:  China Catat 26 Ribu Kasus Covid-19, Beijing Tutup Sekolah Setelah Laporkan 2 Kematian

Dikutip BBC, kematian itu terjadi di tengah protes yang jarang terjadi atas kebijakan nol-Covid China.

 Baca juga: Hidup Semakin Susah, Warga China Mau Tak Mau Harus Jalani Gaya Hidup Hemat

Strategi kontroversial - yang bertujuan untuk memberantas wabah - telah membuat jutaan orang dikurung dan warga yang dinyatakan positif terkena virus dikarantina secara paksa.

Di Beijing, para pejabat telah menerapkan penguncian di distrik Haidian dan Chaoyang, dengan menutup toko, sekolah, dan restoran.

Mereka yang bepergian ke ibu kota juga harus melakukan tes selama tiga hari pertama kunjungan mereka, dan tetap di dalam sampai mereka diberikan izin.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Jutaan orang lain di seluruh negeri yang luas itu juga berada di bawah penguncian Covid, karena kasus terus melonjak meskipun ada upaya pihak berwenang. Pada Minggu (20/11/2022), 24.730 kasus baru tercatat, mendekati puncak infeksi harian negara itu pada April lalu.

Menurut kantor berita Reuters, Beijing melaporkan 316 kasus Covid baru hingga pukul 15:00 pada Senin (21/11/2022). Di antara tiga kematian yang dilaporkan sejak Minggu (20/11/2022) sore adalah seorang pria berusia 87 tahun.

Liu Xiaofeng - wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit kota Beijing - menggambarkan situasinya sebagai yang paling kompleks dan parah yang pernah terlihat di kota itu.

Dikutip China Daily, sehari sebelumnya, seorang juru bicara pemerintah kota memperingatkan Beijing menghadapi situasi pencegahan dan pengendalian epidemi yang suram dan rumit.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini