JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya patahan aktif sebagai pemicu gempa di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Atas temuan itu, BMKG telah melaporkan kepada pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah daerah (Pemda) setempat, untuk dijadikan pedoman saat menentukan tata ruang. Patahan aktif itu terdapat di daerah Cugenang.
“Jalur patahan aktif yang mengakibatkan gempa Cianjur, baru saja kita temukan. Dan zonanya, dari mana sampai ke mana, desa-desa mana saja yang dilewati, itu sudah bisa terpetakan. Sehingga hasil ini sudah kami sampaikan sebagai rekomendasi ke pemerintah daerah untuk dijadikan sebagai zona yang harus dikosongkan untuk pemukiman,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers daring, Kamis (8/12/ 2022).
Kendati demikian, dia menjelaskan, lokasi patahan aktif itu masih bisa digunakan untuk dimanfaatkan pada sektor lain. Konservasi, salah satu hal yang bisa dilakukan di lokasi itu.