JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob atau pesisir yang berpotensi terjadi di 20 wilayah pesisir Indonesia hingga 15 Januari 2023.
BMKG mengungkapkan hal ini dipengaruhi adanya fenomena bulan purnama pada tanggal 6 Januari 2023 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Senin (2/1/2023).
Wilayah yang harus diwaspadai yakni di Pesisir Sumatera Barat, Pesisir Bengkulu, Pesisir Jawa Tengah, Pesisir Jawa Timur, Pesisir Sulawesi Utara, Pesisir Sulawesi Selatan, Pesisir Kep. Riau, Pesisir Banten, Pesisir utara DKI Jakarta, Pesisir Nusa Tenggara Barat, Pesisir Maluku Utara, Pesisir Nusa Tenggara Timur. Pesisir Maluku, Pesisir Jawa Barat, Pesisir Kalimantan Barat, Pesisir Papua Selatan, juga Pesisir Kalimantan Tengah.
BMKG pun mengatakan kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” imbaunya.
Berikut 20 wilayah pesisir Indonesia yang berpotensi banjir rob hingga 15 Januari 2023 mendatang:
1. Pesisir Sumatera Barat (Pesisir pantai padang, kabupaten pesisir selatan Sumatera Barat) pada 06-07 Januari 2023
2. Pesisir Bengkulu pada 06-07 Januari 2023
3. Pesisir Kep. Riau (Pesisir Kabupaten Karimun) pada 1-10 Januari 2023
4. Pesisir Kep. Riau (Pesisir Batu Ampar) pada 5-10 Januari 2023
5. Pesisir Kep. Riau (Pesisir Tanjung Uban) pada 9-10 Januari 2023