Selanjutnya Kapolres berharap agar keberadaan ETLE di Lubuklinggau dapat dijaga bersama-sama. Sebab ETLE tersebut menurutnya dibeli bukan dari uang Polisi. Akan tetapi merupakan dari uang rakyat.
"Dimana kita sama-sama menjaga dan antisipasinya. Kita juga tetap standby melakukan pengawasan. Karena ini sistemnya berjalan, kita gampang mengidentifikasi pelakunya. Karena semuanya terekam oleh CCTV," katanya.
Sementara itu Kasat Lantas, AKP Agus Gunawan mengaku alat ETLE di Petanang yang nyaris hilang digondol maling kondisinya tidak rusak. Dan tetap berfungsi dengan baik.
"Jadi masih fungsi. Karena barang itu tidak ada yang hilang. Namun saat kejadian itu memang sudah dilepas sama pelaku, tapi tidak sempat dibawa kabur," kata Agus.
(Awaludin)