Konflik yang melahirkan PDIP
Soeharto pun akhirnya lengser pada pada 1998. Tak lama setelahnya, Megawati pun dikukuhkan sebagai ketua umum PDI periode 1998-2003 melalui Kongres ke-V di Denpasar, Bali.
Putri Soekarno itu lantas mengubah nama PDI menjadi PDI Perjuangan (PDI-P) pada 14 Februari 1999. Popularitas PDIP pun langsung melesat. Pada Pemilu 1999 PDIP berhasil menjadi pemenang dengan mengantongi sekitar 36,6 juta suara pemilih.
Saat itu, Megawati dipilih Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Wakil Presiden mendampingi Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dua tahun berselang, dia naik ke tampuk kekuasaan RI-1 setelah Gus Dur lengser.
Oposisi yang konsisten
Sepanjang kekuasaan Orde Baru, PDIP tegas memilih jalur politik oposisi. Meski sempat masuk ke pemerintahan usai Soeharto lengser, namun sikap oposisi kembali ditegaskan PDIP pada 2004-2009 ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih sebagai presiden.
Kesabaran sebagai oposisi itu kemudian membuahkan hasil. Pada palagan Pemilu 204 dan 2019 PDIP berhasil menghantarkan kadernya, Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden dan menikmati kekuasaan yang lama dinanti.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.