Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PERISKOP 2023: Menanti Gebrakan TNI di Bawah Komando Panglima Yudo Margono

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 12 Januari 2023 |20:58 WIB
PERISKOP 2023: Menanti Gebrakan TNI di Bawah Komando Panglima Yudo Margono
Panglima TNI bersama Kapolri di Papua Barat. (Foto: Puspen TNI)
A
A
A

3. Alutsista Baru

Terkait alat utama sistem pertahanan (alutsista), Panglima Yudo mengatakan tiga matra TNI akan memiliki sejumlah perlengkapan keamanan baru di tahun 2023.

Yudo belum merinci jadwal kedatangan alutsista tersebut. Namun khusus TNI AL, kata Yudo, akan memiliki kapal penyapu ranjau dari Jerman hingga kapal tanker, serta kapal bantu rumah sakit (BRS) KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 produksi PT PAL Indonesia (Persero) yang akan segera rampung. 

"Kalau Angkatan Laut kita masih membangun juga hari ini, kan kapal yang di dua PT PAL itu. Kemudian ada kapal yang dari penyapu ranjau yang dari Jerman, itu akan datang juga. Nanti ada kapal tanker," kata Yudo di Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis 29 Desember 2022. 

"Kemudian ini juga yang Desember nanti AL ada kapal rumah sakit KRI Radjiman akan jadi," sambungnya. 

Kemudian TNI AU, kata Yudo, sudah kedatangan dua pesawat jet jenis Falcon 7X dan Falcon 8X buatan Prancis untuk kekuatan tambahan. 

Kendati belum memerinci soal alutsista baru bagi TNI AD, namun Yudo menegaskan bahwa seluruh matra akan memiliki hal tersebut nantinya. 

"Tentunya di AD dan AU juga sama. AU kemarin ada dua pesawat yang datang," katanya. 

Yudo mengatakan, ia akan berupaya memaksimalkan anggaran yang tersedia untuk pemenuhan alutsista, sehingga target Minimum Essential Force (MEF) atau kekuatan pokok minimum dapat tercapai pada 2024 mendatang.  

4. Strategi Penggunaan Anggaran

Panglima Yudo mengatakan di tengah dinamika anggaran negara, dirinya harus pandai menentukan prioritas, harus berusaha mengalokasikan anggaran untuk membangun sarana dan prasarana tanpa mengesampingkan modernisasi alutsista.

"Di tengah dinamika anggaran negara kita yang mengharuskan untuk pandai-pandai menentukan prioritas, juga kita berusaha mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sarana prasarana personel tanpa mengesampingkan pembangunan modernisasi dan kesiapan alutsista," kata Yudo di Komando Latihan (Kolat) Koarmada, Jakarta Utara, Senin 26 Desember 2022.

Yudo mengatakan, kesejahteraan prajurit merupakan hal utama, namun modernisasi alutsista juga menjadi fokusnya.

"Nah ini semua (16 infrastruktur TNI AL) ya kita bangun untuk kesejahteraan prajurit. Ya tentunya sesuai dengan prioritas saya untuk sumber daya manusia yang unggul, professional, dan tangguh," kata Yudo.

"Kita tidak mengesampingkan tentang modernisasi alutsista kita. Setiap tahun anggaran, kita selalu membangun alutsista yang sifatnya alutsista kapal-kapal patroli, kemudian pesawat latih, dan juga sea rider," sambungnya.

Sehingga, kata Yudo, semuanya menjadi seimbang. Dengan SDM yang tangguh dan profesional, maka mereka juga mampu mengawaki alutsista.

Yudo Margono pun menargetkan Minimum Essential Force (MEF) atau kekuatan pokok minimum armada TNI AL mencapai 85 persen pada 2024 mendatang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement