Share

Pengadilan Perintahkan Organisasi HAM Tertua di Rusia Segera Ditutup, Tuai Kecaman Dunia Internasional

Susi Susanti, Okezone · Kamis 26 Januari 2023 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 18 2753222 pengadilan-perintahkan-organisasi-ham-tertua-di-rusia-segera-ditutup-tuai-kecaman-dunia-internasional-Y7s9hCW7D5.jpg Pengadilan perintahkan organisasi HAM tertua di Rusia ditutup (Foto: Alexander Nemenov)

RUSIA - Pengadilan di Rusia telah memerintahkan organisasi hak asasi manusia (HAM) tertua di negara itu untuk ditutup.

Moscow Helsinki Group (MHG) didirikan pada 1976 dan melaporkan setiap tahun tentang situasi HAM di Rusia. Namun, pihak berwenang menegaskan kelompok itu tidak memiliki izn yang benar.

Ini adalah yang terbaru dari serangkaian penutupan yang menargetkan kelompok hak asasi dan oposisi di seluruh Rusia.

BACA JUGA:  13 Organisasi HAM Serukan Boikot Tonton Olimpiade, Sebut Medali 'Berlumuran Darah'

Putusan itu muncul setelah kementerian kehakiman mengajukan gugatan yang berusaha untuk melikuidasi kelompok tersebut pada Desember tahun lalu, dengan alasan bahwa kelompok itu hanya terdaftar untuk membela hak asasi manusia di Moskow - bukan di bagian lain negara itu.

BACA JUGA:  Pengadilan Pakistan Bebaskan Terpidana Pemerkosa Usai Kesepakatan Menikahi Korban, Tuai Kemarahan Aktivis HAM

Padahal MHG selalu bekerja dengan cakupan yang lebih luas. Kelompok tersebut menyebut tindakan itu tidak proporsional pada saat itu dan mengatakan akan terus berfungsi terlepas dari keinginan pihak berwenang.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (25/1/2023), MHG melaporkan bahwa pimpinan kelompok itu Valery Borshov. mengatakan kepada hakim dan perwakilan kementerian kehakiman bahwa mereka "melakukan dosa besar" dengan menutupnya.

"Anda menghancurkan gerakan hak asasi manusia, Anda menghancurkannya," terangnya.

"Likuidasi kelompok tersebut merupakan pukulan serius bagi gerakan hak asasi manusia tidak hanya di Rusia tetapi juga dunia,” lanjutnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Gugatan itu didasarkan pada inspeksi ad hoc kementerian kehakiman terhadap MHG, yang menurut kelompok itu ilegal. Mereka akan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Ini bukan pertama kalinya MHG terpaksa menghentikan operasinya. Itu berlangsung hanya beberapa bulan setelah diluncurkan pada 1970-an sebelum pemerintah memenjarakan atau memaksa hampir semua anggotanya ke pengasingan.

Organisasi ini didirikan oleh sekelompok pembangkang Soviet terkenal dan dinamai menurut perjanjian Helsinki, perjanjian internasional luas yang ditandatangani oleh Uni Soviet, yang membela hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.

Kelompok itu dihidupkan kembali pada awal 1990-an, setelah runtuhnya Uni Soviet.

MHG menyamakan perlakuannya oleh otoritas Rusia dengan yang diderita oleh Memorial, kelompok hak asasi manusia terkemuka lainnya, yang ditutup pada tahun 2021.

Tahun lalu, pengadilan Moskow membubarkan beberapa kelompok HAM lainnya, termasuk Jurnalis dan Serikat Pekerja Media.

Organisasi hak asasi manusia internasional mengkritik keras pemerintah Rusia atas apa yang mereka klaim sebagai tindakan keras nasional terhadap jurnalisme independen dan perbedaan pendapat yang meningkat sejak invasi ke Ukraina.

Itu termasuk tokoh-tokoh oposisi utama, yang sebagian besar sekarang berada di penjara atau diasingkan.

Merespons hal ini, badan amal yang berbasis di AS, Yayasan Hak Asasi Manusia mengutuk keras keputusan Rusia untuk menutup MHG.

"Ini adalah contoh lain dari kampanye Kremlin untuk membungkam oposisi terhadap perang di Ukraina," cuitnya.

Wakil Presiden Komisi Eropa Josep Borrell, badan eksekutif Uni Eropa, telah menggemakan sentimen ini.

"Kremlin memperluas agresinya di Ukraina ke dalam represi politik di dalam negeri, membungkam para pembela hak asasi manusia, menekan masyarakat sipil dan suara-suara yang menolak otoritarianisme dan perang," cuitnya di Twitter.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini