Namun ketika sampai di sanggar tersebut mereka mendapati ternyata tiga set gamelan yaitu 1 set yang berisi 7 bilah peking pangkon dan wilahan, 1 set berisi 7 bilah saron pelog serta pangkon dan wilahan. Kemudian 1set berisi 6 bilah dewung wilahan sudah tidak ada ditempatnya lagi.
"Awalnya mereka menduga jika gamelan tersebut dibawa pemilik sanggar, Felix Dody Yulianto. Tetapi ketika dihubungi justru tidak mengetahuinya,"tambahnya.
Mereka menyadari jika gamelan tersebut hilang digondol pencuri karena ternyata ada tembok bagian belakang yang terbuat dari GRC atau dinding asbes. Mereka baru menyadari jika 3 set gamelan tersebut hilang dicuri. Kemudian mereka melapor ke Polsek Mergangsan.
Usai mendapat laporan, mereka kemudian melakukan penyelidikan. Polisi melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan. Kebetulan hari Senin tanggal 16 Januari 2023, sebuah akun Instagram milik AIL mengunggah iklan menjual 1 set gamelan.
"Kami kemudian berpura-pura melakukan transaksi pembelian dan janjian untuk bertemu dengan pemilik akun Instagram tersebut. Dari dia kami mengamankan 1 set gamelan,"tambahnya
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap AIL. Diperoleh informasi jika gamelan tersebut didapat dari sebuah Gallery di Wojo Kapanewon Sewon Bantul. Polisi kemudian mendatangi Gallery tersebut dan mendapati dua set gamelan lain.
Pihaknya kemudian menyita gamelan yang masih ada tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap pemilik Gallery. Pemilik Gallery mengatakan jika barang tersebut didapat dari dua orang yang datang menggunakan sepeda motor, salah satunya mengenakan baju ojek online berwarna hijau.